Ekonom menyebut peluang penurunan suku bunga didapat dari laju inflasi yang rendah dan rupiah yang terkendali.
Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro menilai penurunan di rentang tersebut masih membuat suku bunga acuan kompetitif.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Bank Mandiri: Masih Ada Ruang BI Turunkan Suku Bunga Acuan |Republika OnlineRuang BI untuk menurunkan suku bunga hingga 50 bps masih sejalan dengan laju inflasi.
Baca lebih lajut »
Jelang RDG, LPEM UI Sarankan BI Turunkan Suku BungaLembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) FEB Universitas Indonesia (UI) menyarankan Bank Indonesia (BI) untuk menahan suku bunga kebijakan sebesar 25 bps menjadi 4,25%.
Baca lebih lajut »
BI Sebut Laju Penjualan Eceran Minus 16,9 Persen pada AprilBank Indonesia mencatat laju penjualan eceran merosot pada April lalu di tengah pandemi virus corona.
Baca lebih lajut »
BI: Penjual Eceran April Turun Tajam, Capai 16,9 PersenBerdasarkan hasil Survei Penjualan Eceran yang tercermin pada Indeks Penjualan Riil (IPR) yang turun 16,9 persen (yoy)
Baca lebih lajut »
BI: Neraca Dagang Surplus Bantu Jaga Ketahanan Ekonomi IndonesiaSecara keseluruhan neraca perdagangan Indonesia pada Januari-Mei 2020 mencatat surplus USD 4,31 miliar.
Baca lebih lajut »
Bank Mandiri: Masih Ada Ruang BI Turunkan Suku Bunga Acuan |Republika OnlineRuang BI untuk menurunkan suku bunga hingga 50 bps masih sejalan dengan laju inflasi.
Baca lebih lajut »