Dewan Komisoner OJK mengungkapkan upaya untuk mengantisipasi dampak resesi global saat bertemu dengan Presiden Jokowi.
Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan dilaporkan telah menggelar pertemuan bersama Presiden Joko Widodo hari ini, Senin guna membahas perkembangan kondisi sektor jasa keuangaan dalam menghadapi kondisi ketidakpastian atau resesi global.
Bos OJK tersebut menjelaskan sejumlah upaya yang telah dilakukan guna mengantisipasi tantangan ekonomi ke depan. Ketua Umum Himpunan Bank Milik Negara juga menyampaikan dapat arahan dari Presiden Jokowi untuk mendukung hal-hal penting terkait hilirisasi industri yang berbasis ekstraksi natural resources.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Korban WanaArtha Sambangi OJK, Minta Klarifikasi Soal Tim LikuidasiAliansi korban WanaArtha Life direncanakan bertemu dengan OJK, karena diminta untuk mengklarifikasi soal persetujuan tim likuidasi hasil rapat sirkuler.
Baca lebih lajut »
Modal Pinjol Tebar Kredit, OJK Ungkap Sumber UtamanyaOJK mencatat institusi perbankan masih mendominasi pemberi modal bagi pinjaman online (pinjol) hingga November 2022 yakni sebesar Rp 19,03 triliun
Baca lebih lajut »
OJK Ungkap Perbankan Sumber Modal Pinjol Tebar PinjamanOJK mencatat institusi perbankan masih mendominasi pemberi modal bagi pinjaman online (pinjol) hingga November 2022 yakni sebesar Rp 19,03 triliun
Baca lebih lajut »
Akui Surya Paloh Bertemu Luhut di London, Nasdem Sebut Tokoh Berseberangan Lebih Baik Sering Bertemu“Daripada kita perang urat syaraf, saling menyindir, dan lain-lain,” katanya.
Baca lebih lajut »
Jokowi Sebut Dunia & RI Genting, Simak Ramalan IMF-Bank DuniaJokowi ungkap situasi perekonomian dunia sudah genting, tak terkecuali Indonesia.
Baca lebih lajut »
Pagi-pagi Rombongan Bos OJK Menghadap Presiden Jokowi, Ada Apa?Jajaran komisioner OJK yang dipimpin Mahendra Siregar menghadap Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Ada apa?
Baca lebih lajut »