Pemkot Pekanbaru menyalurkan BLT sebesar Rp 300.000 dari Pemprov Riau itu melalui beberapa rekening bank.
Lalu, beberapa penerima bantuan ada yang baru membuka nomor rekening sehingga harus ada saldo di ATM.
"Masyarakat kan mau buka rekening. Begitu dia buka rekening, ada bank yang tidak mewajibkan menaruhkan saldo dan ada yang mewajibkan," kata Irba. "Kemudian, ada bank yang bisa ambil langsung uang semuanya, dan ada juga bank yang harus meninggalkan saldo. Artinya uangnya tidak berkurang. Makanya ada simpang siur seperti ini," jelas Irba.
Irba justru menyebut Wali Kota Pekanbaru, Firdaus MT, tidak main-main dalam menyalurkan bantuan kepada warga.Kata dia, Wali Kota akan menindak tegas bagi siapa yang berani memotong uang bantuan tersebut.Irba menambahkan, untuk bantuan dari Pemprov Riau, seluruhnya sudah disalurkan kepada warga penerima."Saya lupa angkanya. Mungkin ke Dinas Sosial lah angka pastinya," pungkas Irba.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
2 Puskesmas Ditutup, Pemkot Bandung Tepis Isu Nakes Positif CoronaDua puskesmas di Kota Bandung ditutup sementara. Pemkot Bandung memastikan penutupan puskesmas itu bukan gegara tenaga kesehatan (nakes) postif Corona. Bandung Puskesmas
Baca lebih lajut »
Dirut RSUD Soetomo: Hubungan dengan Pemkot Surabaya Baik |Republika OnlineWali kota Surabaya menyatakan tak punya akses berkomunikasi dengan RSUD Soetomo.
Baca lebih lajut »
Dirut RSUD Soetomo: Hubungan dengan Pemkot Surabaya baik-baik sajaDirektur Utama RSUD dr Soetomo Surabaya dr Joni Wahyuhadi menyebutkan selama ini hubungan antara RSUD dr Soetomo dengan Pemerintah Kota ...
Baca lebih lajut »
Pemkot Bogor Gelar 5.900 Rapid Test |Republika OnlineRapid test dilakukan selama periode April hingga Juni di Bogor.
Baca lebih lajut »
Pemkot Bandung Raih Opini WTP dari BPK |Republika OnlinePenilaian opini WTP diharapkan dapat mendorong peningkatan laporan lebih baik lagi
Baca lebih lajut »