Dalam kurun waktu 11 menit, uang Rp 44 juta dari rekening Zainuddin berpindah ke rekening lain dan hanya menyisikan saldo Rp 124.558.
Raibnya uang rekeningnya berawal saat ia menerima panggilan telepon dari seseorang yang mengaku petugas bank pada Kamis .
Penelpon itu mengatakan jika Zainuddin yang tercatat sebagai nasabar BRI di Kantor Cabang Jombang masuk dalam program undian BRITAMA.Tanpa curiga, warga Dusun Mangu, Desa Gading Mangu, Kecamatan Perak, Jombang tersebut menjawab pertanyaan melalui telepon. Bahkan Zainuddin juga memberikan data identitas pribadi kepada penelpon. Menurutnya, secara meyakinkan si penelpon mendikte dan menyebut secara tepat identitasnya.
Setelah menjawab banyak pertanyaan, orang yang mengaku petugas bank itu mengakhiri perbincangan dengan Zainuddin.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kronologi Uang Rp 44 Juta Milik Nasabah Bank Raib Hanya dalam Waktu 11 MenitZainuddin (49), salah satu nasabah BRI asal Jombang, Jawa Timur, kehilangan saldo tabungan di bank sebesar Rp 44 juta dalam waktu 11 menit, Kamis.
Baca lebih lajut »
5 Fakta Proses Pencairan BLT Rp 600 Ribu untuk Gaji di Bawah Rp 5 JutaKaryawan swasta yang bergaji di bawah Rp 5 juta akan mendapatkan BLT dari pemerintah. Bantuan Rp 600 ribu diberikan selama 4 bulan atau total Rp 2,4 juta. Bantuan600Ribu via detikfinance
Baca lebih lajut »
Aset Sinar Mas Group Rp 737 Triliun, Freddy Widjaja Dapat Rp 1 MiliarMenurut Freddy, nilai itu sangat jauh di bawah total aset yang dimiliki Sinar Mas Group senilai Rp 737,36 triliun dari 16 perusahaan yang berada di dalam dan luar negeri | Money
Baca lebih lajut »
Heran Anaknya Tak Pulang, Rupanya Terlibat Prostitusi Online, Tarif Rp 300.000-Rp 1 Juta'Pada pemeriksaan awal diketahui motivasi mereka adalah untuk mencari uang agar gaya hidup terpenuhi,' tutur Luthfi.
Baca lebih lajut »
Pemerintah Luncurkan Bantuan UMKM Rp 2,4 Juta 17 Agustus Ini |Republika OnlineMungkin pada saat atau sesudah 17 Agustus nanti oleh Pak Presiden atau Menkop
Baca lebih lajut »