Bus Setia Negara menabrak sepeda motor di Jalan Kapten Samadikun, Kota Cirebon, Jawa Barat, Rabu (8/3/2023) pagi. Akibatnya, pengendara sepeda motor, yakni ayah dan anaknya yang hendak berangkat sekolah meninggal. Nusantara AdadiKompas
Petugas bersiap mengevakuasi Bus Setianegara yang terlibat kecelakaan di Jalan Kapten Samadikun, Kota Cirebon, Jawa Barat, Rabu . Akibat kejadian itu, pengendara sepeda motor yang merupakan ayah dan anak meninggal dunia. Korban saat itu tengah berangkat ke sekolah.
Petaka itu bermula saat bus bernomor polisi E 7742 YC melaju dengan kecepatan cukup tinggi dari arah Cirebon menuju Jakarta. Ketika tiba di tempat kejadian, sekitar pukul 06.15, bus dengan sopir S mencoba menyalip sepeda motor dari sebelah kanan. Namun, bus terlalu melebar ke kanan."Bus berkecepatan tinggi sehingga menabrak kendaraan sepeda motor honda bernomor polisi E 6879 CL," ujar Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Cirebon Kota Ajun Komisaris Triyono Raharja.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Bus Tabrak Motor di Cirebon, Ayah dan Anak Meninggal DuniaSeorang ayah dan anaknya meninggal dunia setelah motor yang dikemudikannya terlibat tabrakan di Cirebon.
Baca lebih lajut »
Hendak Antar ke Sekolah, Ayah dan Anak Tewas Ditabrak Bus di Cirebon, Motor Rusak ParahSeorang ayah dan anaknya tewas usai sepeda motor yang dikendarai ditabrak bus di Jalan Kapten Samadikun, Kota Cirebon, Jawa Barat.
Baca lebih lajut »
Detik-Detik Kecelakaan Maut Bus Tabrak Motor di CirebonKecelakaan maut terjadi melibatkan bus yang menabrak motor dan menewaskan ayah serta anaknya di Jalan Samadikun, Kota Cirebon, Rabu (8/3/2023).
Baca lebih lajut »
Seberapa Besar Anggaran Pertahanan Indonesia dibanding Negara-negara Lain?Berdasarkan data Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI), Amerika Serikat menjadi negara dengan anggaran pertahanan terbesar di dunia pada 2021, dengan nilai US$ 801 miliar, atau sekitar Rp 12.500 triliun. Nilai tersebut hampir 100 kali lipat anggaran pertahanan Indonesia di 2021. SIPRI mencatat bahwa Indonesia menghabiskan US$ 8,3 miliar untuk keperluan militer, atau sekitar Rp 130 triliun. Anggaran belanja pertahanan Indonesia pun menjadi yang tertinggi ke-30 sedunia. Di kawasan Asia Tenggara, nilai belanja militer Indonesia masih kalah dari Singapura, yang menghabiskan US$ 11,1 miliar di 2021. Jika ditilik berdasarkan rasio belanja per produk domestik bruto (PDB), negara-negara Timur Tengah memiliki anggaran pertahanan yang relatif lebih besar. Oman, Kuwait, dan Arab Saudi menghabiskan masing-masing 7,3 persen, 6,7 persen, dan 6,6 persen dari PDB untuk keperluan militer. Besaran tersebut menjadikan ketiga negara itu menjadi tiga negara dengan anggaran pertahanan per PDB terbesar di dunia. Sedangkan rasio belanja militer Indonesia terhadap PDB sebesar 0,7 persen, dan tergolong yang terendah di tingkat 40 besar.
Baca lebih lajut »
Menlu Cina Berharap ASEAN Menjauh dari Persaingan Kekuatan Negara-negara Besar |Republika OnlineMenurut Menlu Cina, ASEAN tidak bisa menjadi agen kekuatan eksternal manapun.
Baca lebih lajut »
Tahun Depan, Pertumbuhan Ekonomi ASEAN-5 Diprediksi 5,6 PersenNegara-negara ASEAN-5 terdiri dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand.
Baca lebih lajut »