Bentrok Warga Vs Polisi di Pulau Rempang, Sejumlah Elemen Masyarakat Kutuk Tindakan Represif Aparat

Indonesia Berita Berita

Bentrok Warga Vs Polisi di Pulau Rempang, Sejumlah Elemen Masyarakat Kutuk Tindakan Represif Aparat
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 liputan6dotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 31 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 16%
  • Publisher: 83%

Ribuan personel polisi diturunkan untuk mengawal pemasangan patok dan pengukuran di Pulau Rempang, meski masih mendapat penolakan warga.

Liputan6.com, Batam - Sebanyak 1.000 personel kepolisian diturunkan untuk mengawal pemasangan patok dan pengukuran di Pulau Rempang, meski masih mendapat penolakan dari warga, Kamis . Akibatnya bentrokan antara aparat dan warga tak mampu dihindari. Ribuan warga menolak pengukuran tersebut, karena akan menggusur pemukiman mereka, yang bakal dijadikan kawasan industri, perdagangan jasa, dan pariwisata.

Atas terjadinya bentrokan di Pulau Rempang itu, sejumlah elemen masyarakat yang terdiri dari WALHI Nasional, YLBHI, PBHI, KIARA, WALHI Riau, LBH Pekanbaru, Indonesia for Global Justice , dan Persaudaraan Perempuan Nelayan Indonesia , mengecam tindakan represif aparat terhadap warga Pulau Rempang. "Relokasi ke tempat yang baru ini akan kami siapkan. Kami tidak akan pindahkan bapak dan ibu begitu saja," kata Kepala Badan BP Batam Muhammad Rudi dalam keterangan di Batam, Rabu.

Hunian tersebut berada di Dapur 3 Si Jantung yang sangat menguntungkan untuk melaut dan menyandarkan kapal.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Mencekam, Warga Pulau Rempang Bentrok dengan Aparat, Sejumlah Orang TerlukaMencekam, Warga Pulau Rempang Bentrok dengan Aparat, Sejumlah Orang TerlukaAparat gabungan TNI, Polri dan BP Batam memaksa masuk ke kampung adat masyarakat Rempang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (7/9/2023).
Baca lebih lajut »

Perhatikan Hak Masyarakat, Kepala BP Batam Ajak Masyarakat Rempang BerdialogPerhatikan Hak Masyarakat, Kepala BP Batam Ajak Masyarakat Rempang BerdialogKepala BP Batam, Muhammad Rudi, berkesempatan untuk kembali bertemu dengan masyarakat Rempang, Rabu (6/9/2023).
Baca lebih lajut »

Kepala BP Batam Komitmen Sediakan Hunian Bagi Masyarakat Rempang GalangKepala BP Batam Komitmen Sediakan Hunian Bagi Masyarakat Rempang GalangKepala Badan BP Batam, Muhammad Rudi berkomitmen untuk menyelesaikan hunian baru untuk masyarakat Rempang Galang yang terdampak relokasi dalam pengembangan Rempang Eco City.
Baca lebih lajut »

Kepala BP Batam Ajak Masyarakat Rempang BerdialogKepala BP Batam Ajak Masyarakat Rempang BerdialogBP Batam sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat, lanjut Rudi, berkomitmen untuk melibatkan masyarakat dalam proses pengembangan Kawasan Rempang.
Baca lebih lajut »

Tokoh Masyarakat Kepri Dukung Pengembangan Kawasan RempangTokoh Masyarakat Kepri Dukung Pengembangan Kawasan RempangMasyarakat mendukung penuh pengembangan Kawasan Rempang, dengan harapan, pemerintah dapat memikirkan nasib masyarakat ke depannya.
Baca lebih lajut »

Kepala BP Batam Komitmen Sediakan Hunian Baru bagi Masyarakat Rempang GalangKepala BP Batam Komitmen Sediakan Hunian Baru bagi Masyarakat Rempang GalangHunian baru yang disiapkan tersebut berupa rumah tipe 45 senilai Rp120 juta dengan luas tanah maksimal 500 meter persegi.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 16:54:33