Senior Executive Vice President Business Support (SEVP BS) PTPN III (Persero), Tengku Rinel, menyampaikan rasa prihatin atas bentrokan yang terjadi antara satuan pengaman (Satpam) perusahaan dengan warga dari kelompok penggarap lahan di areal HGU PTPN III Kebun Bangun, Kelurahan Gurilla, Kecamatan
Siantar Sitalasari, Kota Siantar, Sumatera Utara, Rabu pekan lalu. Rinel meminta seluruh pihak untuk bisa menjaga situasi menjadi lebih kondusif.
Menurut Rinel, pada prinsipnya, optimalisasi pengelolaan aset perusahaan yang dilakukan PTPN III telah ditempuh dengan cara-cara yang berperikemanusiaan. “Itu menjadi cocern kami, bagaimana agar aset perusahaan bisa kita kelola dengan optimal tanpa ada gesekan-gesekan yang merugikan semua pihak,” ujarnya Kamis .
Rinel mengatakan, peristiwa bentrok tersebut, terjadi ketika sejumlah Satpam beserta alat berat bergerak dari lahan yang dibersihkan untuk beristirahat di Kantor Afdeling IV. Namun, ada provokasi dari sejumlah warga dan pelemparan ke anggota pengamanan. “Anggota pengamanan mencoba menghadang warga agar tidak menduduki alat berat dan meredam keributan. Namun, mereka terkesan sengaja untuk membuat keributan di lapangan,” ujarnya.
Dalam peristiwa itu, kata Rinel, satu orang Satpam PTPN III mengalami luka di bagian kepala belakang akibat lemparan batu. Satu orang lainnya terkena lemparan bahan bakar minyak , dan kaca alat berat milik perusahaan, pecah. “Kami juga menyesalkan adanya warga yang mengalami pemukulan. Tentunya kami menyerahkan kasus ini ke pihak berwenang, dan perusahaan akan menindak tegas pihak keamanan kami jika terbukti melakukan pemukulan,” ujarnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Bentrokan Petugas Keamanan & Warga di Areal HGU Kebun Bangun Sumut, PTPN III Merespons BeginiPerkebunan Nusantara III sebagai BUMN Perkebunan terbesar di Indonesia, mengemban amanah mengelola dan menjaga aset negara untuk menjalankan proses bisnisn...
Baca lebih lajut »
Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Tunda Eksekusi HGU 62 Penara Kebun PTPN 2 |Republika OnlineRatusan karyawan PTPN 2 meminta pembatalan eksekusi lahan HGU
Baca lebih lajut »
PN Lubukpakam Tunda Eksekusi HGU 62 Penara Kebun PTPN 2Ratusan karyawan PTPN 2 yang tergabung dalam Serikat Pekerja Perkebunan (SPP), melakukan aksi ke Pengadilan Negeri (PN) Lubukpakam, Jumat (27/1). Mereka mendesak agar PN Lubukpakam membatalkan rencana eksekusi lahan HGU PTPN 2 Nomor 62 di Desa Penara, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang,
Baca lebih lajut »
Satpam Gabut Main Pembatas Jalan Ini Curi Perhatian, Bahagia Itu SederhanaTingkah kekanak-kanakan satpam yang bikin netizen terenyuh.
Baca lebih lajut »
Viral Aksi Dua Satpam Main Bottle Flip Pakai Cone Pembatas Jalan, Curi Perhatian | merdeka.comSebuah video viral memperlihatkan aksi dua satpam yang tengah bermain bottle flip dengan menggunakan cone pembatas jalan. Keduanya tampak bahagia bermain bersama di tengah jalanan yang sepi kendaraan. Kegiatan ini sekaligus menghilangkan rasa jenuhnya dalam menjalani pekerjaannya. Berikut selengkapnya.
Baca lebih lajut »