Belum Larang Penggunaan Air Tanah, DKI: Cakupan Air Pipa Baru 64 Persen

Indonesia Berita Berita

Belum Larang Penggunaan Air Tanah, DKI: Cakupan Air Pipa Baru 64 Persen
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 tempodotco
  • ⏱ Reading Time:
  • 25 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 13%
  • Publisher: 63%

Belum Larang Penggunaan Air Tanah, DKI: Cakupan Air Pipa Baru 64 Persen TempoMetro

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI sampai saat ini belum melarang penggunaan air tanah di Ibu Kota. Kepala Dinas Sumber Daya Air Yusmada Faizal mengatakan, jaringan perpipaan air bersih saat ini belum mencapai 100 persen.'Cakupan pengadaan air pipa kita baru 64 persen, itu kan tidak pantas lah kalau kita melarang air tanah,' kata dia di Jakarta, Selasa, 5 Oktober 2021.

Ia menyebut pemerintah pusat telah mengimbau Pemprov DKI menyediakan air minum baku untuk masyarakat guna mengalihkan penggunaan air tanah ke perpipaan.Saat ini sudah ada pembahasan hal tersebut. Nantinya ada beberapa sumber air yang bisa digunakan, misalnya, dari Jatiluhur, Serpong sampai Juanda.'Hal ini karena Jakarta tidak punya sumber air baku, makanya masyarakatnya masih pakai air tanah,' kata dia dalam konferensi pers di kantor Kementerian PUPR, Senin, 4 Oktober 2021.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

tempodotco /  🏆 12. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

DKI Legawa PPKM Belum Turun Dari Level 3DKI Legawa PPKM Belum Turun Dari Level 3DKI Legawa PPKM Belum Turun Dari Level 3. Pemprov DKI Jakarta berharap kecepatan penanggulangan covid-19 di Bodetabek bisa menyamai kecepatan Jakarta.
Baca lebih lajut »

DKI kemarin, air laut Ancol-Angke diuji hingga gerebek lumpurDKI kemarin, air laut Ancol-Angke diuji hingga gerebek lumpurSejumlah berita menarik menghiasi Jakarta pada Minggu (3/10) mulai dari pengujian sampel air laut di Ancol dan Angke untuk mengetahui kandungan parasetamol ...
Baca lebih lajut »

Usut Pencemaran Parasetamol, Dinas LH DKI Ambil Sampel Air Teluk JakartaUsut Pencemaran Parasetamol, Dinas LH DKI Ambil Sampel Air Teluk JakartaHasil penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional dan Universitas Brighton-Inggris merilis adanya pencemaran parasetamol di perairan Teluk Jakarta. DKI menindaklanjuti dengan pengambilan sampel untuk identifikasi terkini. Metropolitan AdadiKompas
Baca lebih lajut »

Ini Penyebab Eksploitasi Air Tanah di Jakarta Belum Bisa DihentikanIni Penyebab Eksploitasi Air Tanah di Jakarta Belum Bisa DihentikanPenyedotan air bawah tanah berdampak buruk pada penurunan muka tanah di ibu kota.
Baca lebih lajut »

Nama Anies Baswedan Dicatut Kasus Olivia Nathania, Wagub DKI: Jangan Sampai ...Nama Anies Baswedan Dicatut Kasus Olivia Nathania, Wagub DKI: Jangan Sampai ...Pengacara korban penipuan menduga gambar dan suara Anies Baswedan sengaja dimasukkan dalam pelantikan bodong untuk meyakinkan korban.
Baca lebih lajut »

DPRD DKI Kritik Gerebek Lumpur Hanya Program Cari Sensasi dan SeremonialDPRD DKI Kritik Gerebek Lumpur Hanya Program Cari Sensasi dan SeremonialAnggota DPRD dari fraksi Demokrat itu juga mempertanyakan efektivitas Gerebek Lumpur untuk mengantisipasi banjir.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 14:39:04