Belasan personel Polres Klungkung terjaring operasi Giat Penegakan dan Penertiban Disiplin (Gaktibplin) yang digelar di Lapangan Apel Mapolres Klungkung, Selasa (9/5). Dalam operasi yang digelar Bidang Propam Polres Klungkung dan dipimpin Wakapolres Klungkung Kompol Dewa Ketut Darma Aryawan, mereka
Aryawan menjelaskan, operasi Gaktibplin berupa pengecekan kelengkapan pribadi setiap anggota Polri. Kelengkapan yang diperiksa seperti KTA, KTP, SIM, STNK, surat lainnya, sikap tampang, dan pakaian yang dipakai personel Polri.
Ini dilakukan guna menekan terjadinya pelanggaran disiplin dari anggota Polri khususnya di wilayah hukum Polres Klungkung. Selain itu, juga untuk mencegah pelanggaran kode etik dan tindak pidana. “Tujuan dari pemeriksaan untuk meningkatkan kedisiplinan anggota Polri,” ujarnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Nah, Ada Penyaluran Pupuk Organik Gratis di Klungkung,Ini Target MerekaPemkab Klungkung menyalurkan tonan pupuk organik gratis kepada para petani guna mewujudkan pertanian organik di Kabupaten Klungkung. Kemarin (7/5/2023), Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menyerahkan sebanyak 10 ton pupuk organik jenis osaki bercampur pupuk blackgold kepada petani di Subak Selisihan
Baca lebih lajut »
Rumah Deret Warga Miskin di Klungkung Diwujudkan Bupati SuwirtaSebagai Bentuk Pemberdayaan KK Miskin, Bupati Suwirta Bangun Rumah Deret di Desa Sulang
Baca lebih lajut »
Mobil Rombongan Atlet Arung Jeram Asal Asahan Masuk Jurang, Belasan Luka LukaMobil Rombongan Atlet Arung Jeram Asal Asahan Masuk Jurang, Belasan Luka Luka
Baca lebih lajut »
Tak Ada Sertifikat, Belasan Warga Belum Dapat Ganti Rugi Normalisasi CiliwungPemprov DKI telah melanjutkan normalisasi Ciliwung. Namun, ada belasan warga yang mengaku belum menerima ganti rugi karena tak ada sertifikat lahan.
Baca lebih lajut »
Banjir Rendam Belasan Rumah dan 10 Hektare Sawah di Desa SamboMeski air mulai surut, warga masih mengungsi dan tetap siaga.
Baca lebih lajut »
Ongkos Bangun Gedung Belasan Miliar, Sentra Tenun Jembrana Masih Minim KunjunganSentra Tenun Jembrana yang dibangun dengan anggaran dana alokasi khusus (DAK) pemerintah pusat sebesar Rp 11,2 miliar, merupakan pusat kerajinan tenun dan UMKM sehingga bisa menjadi pusat oleh -oleh khas Jembrana. Namun, sejak diresmikan akhir tahun 2022 lalu, kunjungan ke sentra tenun masih minim.
Baca lebih lajut »