Pada saat yang sama, pemberdayaan ekonomi masyarakat juga menjadi salah satu strategi Direktur Utama BRI Sunarso untuk menjaga perusahaan tetap tumbuh.
Peran pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dengan berbagai stimulus juga dibutuhkan melalui berbagai stimulus. Nah, stimulus ini yang kemudian ditindaklanjuti oleh BRI dengan strategiBRI tengah menyiapkan data siapa yang berhak mendapatkan stimulus ini, termasuk sistem yang kredibel dan reliabel untuk menyalurkan stimulus ini supaya tepat sasaran.
Strategi ini, menurut Sunarso penting karena beberapa negara sedang dihantui inflasi yang sangat tinggi. Jika di AS inflasi telah mencapai 8%, di Turki inflasi telah mencapai 70%. Angka tersebut mendekati kondisi Indonesia di tahun 98 sebesar 77%. Kendati demikian pihaknya tidak khawatir, namun tetap waspada. Sebab, fundamental ekonomi Indonesia relatif sangat solid dibanding negara-negara lain.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Simak Nih! BRI Bocorkan Strategi Hadapi InflasiPeran serta pemerintah dan pelaku usaha dibutuhkan untuk memenangi tantangan ini.
Baca lebih lajut »
Tren Suku Bunga Naik, BRI Siapkan Empat StrategiPT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menyiapkan empat strategi untuk menghadapi tantangan yang datang dari eksternal.
Baca lebih lajut »
Kurs Rupiah di BRI, BNI, Mandiri, dan BCA, Rabu 6 Juli 2022nilai tukar rupiah terpantau dibuka melemah 3,00 poin atau 0,02% ke posisi Rp14.997,00 per dolar AS.
Baca lebih lajut »
Kepemimpinan BUMN Lebih Fokus, BRI Tuai Kinerja Positifkepemimpinan di Kementerian BUMN dinilai berperan penting pada pencapaian positif BRI
Baca lebih lajut »
Kepemimpinan BUMN Lebih Fokus dan Tuntas, BRI Tuai Kinerja PositifKepemimpinan Kementerian BUMN lebih fokus dan tuntas membuat kinerja BRI positif.
Baca lebih lajut »
Oversubscribed 4,4 Kali, Green Bond BRI Laris Manis Diminati InvestorPT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus membuktikan kelasnya sebagai emiten yang mendapatkan kepercayaan penuh dari investor dalam dan luar negeri. Hal ini dibutikan melalui Green Bond BRI Tahap I Tahun 2022 yang mendapatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 4,4 kali.
Baca lebih lajut »