Beda Otak Muslim dan Ateis Saat Berdoa Menurut Riset Ilmiah |Republika Online

Indonesia Berita Berita

Beda Otak Muslim dan Ateis Saat Berdoa Menurut Riset Ilmiah |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 54 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 25%
  • Publisher: 63%

Riset ilmiah mengungkap beda otak Muslim dan ateis saat berdoa.

REPUBLIKA.CO.ID, Sejak dahulu kala para filsuf, psikolog, ilmuwan dan banyak lagi lainnya selalu mempertanyakan kehadiran Tuhan. Menurut penelitian yang dilakukan sejak beberapa tahun terakhir, kepercayaan kepada tuhan bukan hanya permainan pikiran atau kepercayaan pada yang ghaib, tapi itu adalah kenyataan. Baca Juga Para peneliti telah menemukan hubungan yang kuat antara aktivitas otak dan praktik keagamaan.

Lobus frontal terlibat dalam pengambilan keputusan, perencanaan, pengorganisasian, memori kerja, manajemen diri, dan pengelolaan emosi. Lobus frontal yang memberi individu kepribadian mereka dan bertanggung jawab atas keterampilan kognitif mereka. Selain itu, lobus frontal aktif selama percakapan, dan memungkinkan untuk berbicara dan mendengarkan secara aktif.

Para peneliti menggunakan pemindaian SPECT, tes pencitraan nuklir, yang menggunakan zat radioaktif dan kamera khusus untuk mengamati bagaimana organ bekerja dengan membuat gambar 3D. Dengan kata lain, hanya dengan mengamati pemindaian, orang bingung, ternyata berbicara kepada tuhan sama dengan berbicara kepada seseorang di dunia fisik. Kedua percakapan tersebut, menurut pemindaian SPECT, tidak dapat dibedakan.

Sementara, gambar yang diambil sebelum dan sesudah seorang ateis bermeditasi dan merenungkan keberadaan tuhan, tidak menunjukkan tingkat aktivitas korteks frontal otak yang sama. Tidak ada perbedaan relatif antara pemindaian otak yang dilakukan sebelum dan sesudah meditasi.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Menristek Bambang Optimistis Riset dan Inovasi Bisa Pulihkan Ekonomi BangsaMenristek Bambang Optimistis Riset dan Inovasi Bisa Pulihkan Ekonomi BangsaPertumbuhan ekonomi Indonesia yang minus diyakini Menristek Bambang Brodjonegoro bisa pulih lewat riset dan inovasi. MenristekBambang
Baca lebih lajut »

Kritik Tompi terhadap Perfilman Indonesia, Soroti Kurangnya RisetKritik Tompi terhadap Perfilman Indonesia, Soroti Kurangnya RisetTompi kritisi industri film Indonesia
Baca lebih lajut »

Menristek Sampaikan Fokus Prioritas Riset Nasional pada Rakornas PRNMenristek Sampaikan Fokus Prioritas Riset Nasional pada Rakornas PRNMenteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN), Bambang Brodjonegoro memastikan...
Baca lebih lajut »

SESM Gandeng ITB untuk Riset Pengembangan PLTSSESM Gandeng ITB untuk Riset Pengembangan PLTSSESM perusahaan produsen energi bersih, menyerahkan dana riset pengembangan PhotoVoltaic kepada Program Studi Teknik Metalurgi ITB.
Baca lebih lajut »

Soroti Hinaan Nabi, Pakistan Kritik Penangkapan Muslim India |Republika OnlineSoroti Hinaan Nabi, Pakistan Kritik Penangkapan Muslim India |Republika OnlinePakistan menilai umat Islam India mengalami diskriminasi dari negara.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-06 05:21:02