Batik Oey Soe Tjoen yang pernah disebut sebagai ‘batik terbaik di Jawa’, akan segera punah. Generasi ketiganya hampir menyerah mempertahankan napas terakhir batik yang bermula sejak 1925 ini.
Namun, 'utang keluarga', yakni beberapa pesanan batik yang belum selesai harus ditunaikan.Demi apa yang disebutnya "balas budi pada orangtua", ia memilih pasrah pada takdir yang menuntunnya menjadi penerus batik Oey.
"Jadi, saya menganggap bahwa saya itu karyawan, pembatik adalah senior. Saya yang belajar dengan mereka sebagai bawahan," ujar Widia.SebuahSama seperti usaha batik peranakan lainnya, tanpa keberadaan pembatik, usaha batik tak akan pernah lestari. "Batik tulis halus adalah gabungan antara keterampilan tangan yang sangat tinggi oleh para pengrajin batik, yang umumnya para perempuan Jawa yang sudah berpengalaman belasan bahkan puluhan tahun.
Ia mengutip berbagai literatur yang menjelaskan bahwa keterlibatan Tionghoa pada bisnis batik dimulai pada awal abad-19, dengan berperan sebagai penjual kain keliling.Dimulai dari pembuatan pola-pola Jawa, mereka lalu membuat pola kombinasi Belanda-Tionghoa, lalu kombinasi Tionghoa-Jawa.Saat itu, kebanyakan pengusaha batik adalah keturunan Tionghoa, sementara pembatik adalah mereka yang asli Jawa. yang berhasil, memadukan kelebihan-kelebihan kedua belah pihak.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
PPKM Jawa-Bali, Jokowi Sebut BOR Nasional di Bawah 50%Jokowi mengatakan BOR rumah sakit berada di bawah 50%, tepatnya 48,14%, menyusul PPKM di Jawa-Bali pada masa pandemi Covid-19.
Baca lebih lajut »
Densus 88 Total Tangkap 41 Orang, Terbanyak di Jawa TengahDensus 88 Antiteror meringkus 41 terduga teroris di berbagai wilayah. Mayoritas dari para terduga teroris itu tergabung ke dalam jaringan Jamaah Islamiyah (JI).
Baca lebih lajut »
Pakar UI Sebut Penyebab Utama COVID-19 Meningkat Tajam di Luar Jawa-BaliPakar Universitas Indonesia menyebut penyebab utama COVID-19 meningkat di luar Jawa-Bali PakarUI
Baca lebih lajut »
Densus 88 Kembali Tangkap Terduga Teroris di Banten dan Jawa BaratDensus 88 Antiteror Polri kembali melakukan penangkapan terhadap empat terduga teroris di Banten dan Jawa Barat. Saat ini totalnya menjadi 41 orang. Densus 88 Antiteror...
Baca lebih lajut »
Hitung-hitungan Pakar Epidemiologi: Harga Tes PCR di Jawa Bisa Rp 500 RibuHarga tes polymerase chain reaction (PCR) di Indonesia disorot lantaran lebih mahal daripada di India. Lantas, berapa seharusnya kisaran harga PCR di Indonesia?
Baca lebih lajut »