Saham baru emiten produsen kayu lapis yakni PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) terpantau ambles di perdagangan sesi I
. Sisanya, akan digunakan untuk modal kerja guna mendukung operasional perseroan antara lain, untuk pembayaran pembelian bahan baku kepada pemasok.
Sebagai informasi, PT Wijaya Cahaya Timber Tbk didirikan pada 8 Maret 2017 di Jakarta, Indonesia. Perseroan bergerak di bidang Industri kayu lapis/plywood dan Veener Wood, dengan empat pabrik utama yang dioperasikan sendiri yang berlokasi di 2 kota yaitu Malang dan Jember. Perseroan mendirikan pabrik pertama di Malang pada 2017 dengan kapasitas awal 48.000 kubik per tahun dan memulai produksinya pertama kali pada Maret 2018.
Hingga saat ini Perseroan telah memiliki empat bangunan pabrik di dua kota di Jawa Timur yaitu Malang dan Jember dengan total kapasitas produksi 198.000 kubik untuk plywood. Perusahaan juga memiliki lebih dari 3.000 tenaga kerja, memenuhi kualifikasi dan sertifikasi berstandar tinggi yang dibutuhkan oleh negara maju seperti Amerika Serikat dan Jepang, serta telah mengekspor ke 12 Negara tujuan.Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pandangan CNBC Indonesia Research. Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
IHSG Dibuka Menguat, Saham Pendatang Baru FWCT jadi Top GainersIHSG Dibuka Menguat pada pembukaan perdagangan hari ini dengan naik 0,21 persen ke 6.854,03. Adapun saham FWCT yang baru melantai hari ini naik 34,75 persen.
Baca lebih lajut »
Nanti Keputusan The Fed, IHSG Susah Balik HijauData perdagangan menunjukkan sebanyak 272 saham mengalami koreksi, 230 saham menguat dan sisanya 198 stagnan.
Baca lebih lajut »
BRI Tuntaskan |em|Buyback|/em| Saham Lebih Awal |Republika OnlineProgram buyback saham diakhiri 26 Januari 2023 dengan jumlah saham 647 juta lembar.
Baca lebih lajut »
Yayu Unru Baru Tahu Christine Hakim Juga Bintangi The Last of Us Saat Urus Visa KanadaYayu Unru mengaku baru mengetahui Christine Hakim juga bermain di The Last of Us ketika mengurus visa Kanada.
Baca lebih lajut »
Awali Bulan Baru, Saham BUMI Kembali MenghijauHarga saham emiten batu bara PT Bumi Resources Tbk (BUMI) ditutup menguat 1,31 % di level Rp 155/saham pada penutupan perdagangan, Rabu (1/2/2023).
Baca lebih lajut »