RHB Sekuritas akan menerbitkan dua waran terstruktur dengan underlying saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR).
Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA – PT RHB Sekuritas Indonesia akan menerbitkan dua waran terstruktur dengan underlying saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. dan PT Sarana Menara Nusantara Tbk. bersama PT Mirae Asset Sekuritas.
“Kita menunggu OJK sampai sore ini sekitar jam 17.00 WIB,” katanya di Kantor RHB Sekuritas, Jakarta, Rabu . Pada penawaran seri kelima ini, RHB Sekuritas bekerjasama dengan Mirae Asset Sekuritas sehingga nasabah yang ingin memesan dapat melalui Mirae.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Mandiri Sekuritas Pertahankan Rekomendasi Beli Saham GOTO, TP Rp230Analis Mandiri Sekuritas menilai GOTO tidak memerlukan penggalangan dana eksternal untuk mencapai profitabilitas.
Baca lebih lajut »
Mengenal Catherine Hindra Sutjahyo, Presiden Baru GojekPT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) menunjuk Catherine Hindra Sutjahyo sebagai Presiden unit bisnis On-Demand Services GoTo.
Baca lebih lajut »
IHSG Diprediksi Lesu, Cek Saham INKP, BUKA, PNFL, dan BULLIHSG berpotensi melanjutkan koreksi pada perdagangan Rabu (22/2/2023). Adapun rekomendasi saham RHB Sekuritas hari ini adalah: INKP, BUKA, PNFL, dan BULL.
Baca lebih lajut »
IHSG Masih dalam Tekanan Jual, Saham-saham Ini Bisa Jadi PilihanMNC Sekuritas memprediksi IHSG akan bergerak pada rentang support 6.803-6.767 dan resistance 6.961-7.053.
Baca lebih lajut »
IHSG Kembali Uji Support di Level 6.870, Simak Tiga Saham Pilihan Samuel SekuritasIHSG kemarin sempat menguat di awal sesi, tapi selanjutnya tekanan jual secara bertahap mendorong indeks kembali akan menguji support.
Baca lebih lajut »
Terkait Pembelian Saham GoTo, Menteri BUMN dan Garibaldi Thohir Dilaporkan ke KPKDugaan skandal investasi Telkomsel ke perusahan GoTo dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Humas LQ Indonesia Lawfirm, Bambang Hartono menjelaskan, laporan
Baca lebih lajut »