Polda Banten menetapkan anggota Polres Pandeglang berinisial AG dan teman perempuannya CY (27) sebagai tersangka penyalahgunaan sabu.
Meski berstatus tersangka, keduanya hanya menjalani"Sesuai dengan Surat Edaran Mahkamah Agung No 4 Tahun 2010, AG dan CY dapat diklasifikasikan sebagai pengguna narkoba dengan barang bukti yang ditemukan sekitar 0,23 gram sehingga keduanya harus menjalani rehabilitasi medis dan sosial," ujat Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Shinto Silitonga, melalui keterangannya, Selasa .
Untuk itu, keduanya dapat ditingkatkan statusnya menjadi tersangka sesuai Pasal 127 ayat UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkoba.Adapun ancamannya, lanjut Shinto, berupa rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial jika dapat dibuktikan sebagai korban penyalahgunaan narkoba atau sebaliknya dengan ancaman pidana 4 tahun penjara.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Aniaya Perwira Polda Banten, Pejabat Pemkot Cilegon Ditetapkan TersangkaPolda Banten menetapkan pejabat Dishub Kota Cilegon berinisial ZH (36) sebagai tersangka atas kasus penganiayaan perwira Polda Banten.
Baca lebih lajut »
Irjen Rudy Berang, Oknum Polisi yang Pakai Sabu-sabu dengan Wanita di Indekos Siap-siap SajaPolda Banten bergerak cepat untuk menindaklanjuti informasi masyarakat tentang penyalahgunaan narkoba oleh oknum Polres Pandeglang berinisial AG (36 tahun).
Baca lebih lajut »
Majikan yang Borgol dan Siksa ART Asal Pemalang di Jakarta DitangkapPolda Metro Jaya menangkap pelaku setelah mendapat informasi soal dugaan penganiayaan tersebut dari Polres Pemalang.
Baca lebih lajut »
Polda Jambi menertibkan penambangan emas tanpa izin di TeboTim Gabungan Polda Jambi dan Polres Tebo menggelar operasi penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Tebo, Jambi. Kabid Humas Polda Jambi Komisaris ...
Baca lebih lajut »
Kisah Pilu Daini, TKI Asal Pandeglang Disiksa Majikan di Arab Saudi, Pulang dalam Kondisi ButaSelama bekerja di Arab Saudi sejak 2019, Daini kerap mendapat siksaan. Gaji 1.200 Riyal per bulan, juga tidak dibayarkan setahun terakhir.
Baca lebih lajut »