Bapanas membantah pihaknya tak melibatkan asosiasi dalam menetapkan batas harga pembelian (HPP) gabah dan beras.
Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Badan Pangan Nasional , Arief Prasetyo Adi, menegaskan, pihaknya telah melakukan diskusi dan melibatkan asosiasi perberasan nasional dalam menetapkan batas harga pembelian gabah dan beras.
Seperti diketahui, Bapanas baru-baru ini telah menerbitkan Surat Edaran Kepala Bapanas tentang Harga Batas Atas Pembelian Gabah/Beras sebagai acuan harga bagi penggilingan padi sesuai kesepakatan dalam Rakor Perberasan 20 Februari 2023. Adapun, ceiling price yang ditetapkan sebagai berikut, Gabah Kering Panen Tingkat Petani Rp 4.550 per kg, GKP Tingkat Penggilingan Rp 4.650 per kg, Gabah Kering Giling Tingkat Penggilingan Rp 5.700 per kg, dan Beras Medium di Gudang Perum Bulog Rp 9.000 per kg.
Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum SPI, Henry Saragih, menyesalkan Bapanas tak melibatkan organisasi petani dalam merumuskan kebijakan batas atas pembelian gabah dan beras.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Bapanas Klaim HPP Beras untuk Lindungi Petani dan Kendalikan InflasiDeputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan, Badan Pangan Nasional (Bapanas) I Gusti Ketut Astawa mengeklaim HPP beras untuk melindungi petani.
Baca lebih lajut »
HPP Beras Tak Sesuai Harapan Petani, Segini Besaran Harga Pembelian yang Diusulkan SPISPI menilai harga pembelian pemerintah atau HPP beras dan gabah yang telah ditetapkan oleh Bapanas tak sesuai harapan petani.
Baca lebih lajut »
Petani Tuding Bapanas Untungkan Korporasi Soal Harga GabahBadan Pangan Nasional (Bapanas) dituding hanya menguntungkan korporasi dalam menentukan harga gabah.
Baca lebih lajut »
Pemerintah Naikkan Harga Beras dan Gabah 8-9 Persen, Kepala Bapanas Ungkap AlasannyaPenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) atau ceiling price mulai berlaku pada 27 Februari 2023 sampai batas waktu yang akan ditentukan.
Baca lebih lajut »
Bapanas Buka Suara Soal Potensi Bulog Kalah Saing dengan Swasta di Musim Panen RayaDeputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa buka suara soal persaingan Perum Bulog dan perusahaan penggilingan padi swasta dalam menyerap hasil produksi petani di musim panen.
Baca lebih lajut »
Irjen Krishna Murti Jelaskan Alasan Polri Tak Minta Interpol Terbitkan Yellow Notice Soal Dosen UII - Tribunnews.comJika semua kasus seperti Ahmad ini kemudian diterbitkan yellow notice, Krishna tak bisa membayangkan berapa banyak yellow notice itu, karena kasus serupa sangat banyak. (Ld)
Baca lebih lajut »