Mensos Juliari Batubara diminta membenahi data kemiskinan setelah ditemukan banyak kasus penyaluran bansos corona tak tepat sasaran.
Yandri mengatakan data kemiskinan harus segera dibenahi agar kesalahan yang sama tidak terjadi pada kebijakan bantuan sosial di masa mendatang."Contoh kemarin di Cianjur itu ada 2.000 nama yang tidak bisa dikonfirmasi, Pak Menteri, penerima bantuan. Nah, ini perlu kita perbaiki," kata Yandri saat membuka Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI dengan Mensos di Kompleks Senayan, Jakarta, Rabu .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Salurkan Bansos, Mensos Pastikan Tak Ada Indikasi PenyelewenganKementerian Sosial terus melanjutkan Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) dan sembako, ke daerah yang berbatasan dengan Ibu Kota Jakarta. Bansos
Baca lebih lajut »
Rapat di DPR, Mensos Lapor Lonjakan Anggaran Bansos hingga Rp 43,7 TriliunJuliari Batubara melaporkan, ada kenaikan anggaran bansos hingga Rp 47,3 triliun akibat pandemi Covid-19.\n\n
Baca lebih lajut »
Puan Maharani: DPR Akan Evaluasi Bansos Untuk Warga Terdampak CoronaKetua DPR RI Puan Maharani menekankan agar bantuan sosial diberikan kepada masyarakat yang tidak mampu sehingga mereka tetap mempertahankan kelangsungan hidupnya di masa pandemi covid-19. DPRRI
Baca lebih lajut »
Diduga Markup Rp9,8 M, Bansos Corona Lampung Bakal DiauditAudit dilakukan untuk memeriksa kewajaran harga, proses perencanaan, hingga pendistribusian bansos 98 ribu paket sembako di Lampung.
Baca lebih lajut »
Mensos Minta Pendamping PKH Miliki Pengetahuan Luas dalam Jalankan TugasnyaSumber daya manusia (SDM) kesejahteraan sosial (kesos) termasuk pendamping PKH ini adalah wajahn Kemensos di lapangan.
Baca lebih lajut »
Mensos Ajak Komunitas Pekerja Film, Teater dan Seni Jadi Pemenang Lawan Covid-19Penyaluran bantuan sosial (bansos) sembako bantuan Presiden terus dilakukan oleh Kementerian Sosial kepada warga terdampak Covid-19, termasuk bagi komunitas pekerja film, teater dan seni. Kemensos
Baca lebih lajut »