Bank of England (BOE) mendapat untung sekitar 3,5 miliar atau senilai Rp 64,6 miliar pada intervensi pasar obligasi darurat bulan September.
Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Bank of England meraih 3,5 miliar poundsterling atau sekitar Rp 64,6 triliun setelah menjual obligasi yang dibeli dalam intervensi pasar obligasi darurat bulan September 2022.
Pembeli membayar total sekitar 22,8 miliar pounsterling, sehingga BOE mengantongi keuntungan £3,5 miliar setara return 18 persen. Hasil penjualan ini membuktikan keberhasilan bank sentral. BOE mengatakan penjualan tidak mengganggu pasar, tanda bahwa kepercayaan pada aset Inggris stabil setelah kepanikan tahun lalu.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pergerakan Harga Emas Hari Ini Terangkat Aksi Borong Bank SentralHarga emas hari ini berpeluang dibeli menguuji level resistance US$1.885 per troy ounce selama harga bertahan di atas level support US$1.873 per troy ounce.
Baca lebih lajut »
Gubernur Bank Sentral Ditantang Rezim 'Ekonomi Baru' |Republika OnlineBank sentral AS sudah menyesuaikan diri dengan sejumlah perubahan yang tidak terduga.
Baca lebih lajut »
Dibenci Warga AS & Diserang Politisi, Maaf The Fed Tak PeduliJerome Powell, Ketua bank sentral Amerika Serikat (AS) atau yang dikenal dengan Federal Reserve (The Fed)
Baca lebih lajut »
Restrukturisasi Kredit Covid-19 Berakhir Maret 2023, Intip Strategi Bank CIMB dan Bank InaRestrukturisasi Covid-19 untuk sektor umum akan berakhir pada Maret 2022. Sejumlah perbankan ancang-ancang menyiapkan strategi memitigasi risiko kredit.
Baca lebih lajut »
Konglomerat Berharap Tuah Kinerja Bank-Bank Kecil saat Porsi Kepemilikan MenebalPara konglomerat berharap tuah dari peningkatan kepemilikan saham bank-bank kecil. Bagaimana kinerja bank-bank tersebut?
Baca lebih lajut »