Bank OCBC NISP Laporkan Konglomerat Ini ke Bareskrim Polri karena Diduga Mengemplang Utang

Indonesia Berita Berita

Bank OCBC NISP Laporkan Konglomerat Ini ke Bareskrim Polri karena Diduga Mengemplang Utang
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 KompasTV
  • ⏱ Reading Time:
  • 49 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 23%
  • Publisher: 63%

Bank OCBC NISP melalui kuasa hukumnya melaporkan direksi, komisaris, dan pemegang saham PT Hari Mahardika Utama ke Bareskrim Polri atas dugaan mengemplang utang

Bank OCBC NISP melalui kuasa hukumnya melaporkan direksi, komisaris, dan pemegang saham PT Hari Mahardika Utama ke Bareskrim Polri atas dugaan mengemplang utang dengan jumlah fantastis.

Karopenmas Div Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, membenarkan bahwa penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri telah menerima laporan tersebut pada 9 Januari 2023. Namun dalam praktiknya, kata Ramadhan, pihak perusahaan tersebut diduga melakukan perbuatan melawan hukum untuk mendapatkan fasilitas kredit dari Bank OCBC NISP tersebut.

Hasbi memastikan pihaknya akan memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri tersebut untuk memberikan klarifikasi dan dokumen pada pekan depan."Kami akan memberikan penjelasan secara lebih detail ke Bareskrim minggu depan mengenai dugaan tindak pidana yang dilaporkan terhadap direksi, komisaris, dan pemegang saham PT HMU," kata Hasbi.

Menurut Hasbi, PT HSI telah merugikan Bank OCBC NISP karena kredit macet senilai Rp232 miliar dan total sekitar Rp1 triliun di beberapa bank lainnya.Bareskrim Polri Selidiki Kasus Dugaan Penipuan Modus Undangan Digital, Imbau Korban untuk Melapor

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

KompasTV /  🏆 22. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Pencadangan Turun, Kredit Bermasalah OCBC NISP Naik ke Level 2,42 PersenPencadangan Turun, Kredit Bermasalah OCBC NISP Naik ke Level 2,42 PersenPer Desember 2022, Bank OCBC NISP melaporkan kredit bermasalah naik dan pencadangan turun.
Baca lebih lajut »

WGC: Bank-bank Sentral Pembeli Emas Terbanyak sejak 1967WGC: Bank-bank Sentral Pembeli Emas Terbanyak sejak 1967BANK-bank sentral sejumlah negara menambahkan 1.136 ton emas senilai sekitar 70 miliar dolar AS ke dalam cadangan mereka pada tahun 2022.
Baca lebih lajut »

WGC: Bank-bank sentral beli emas paling banyak sejak 1967 tahun laluWGC: Bank-bank sentral beli emas paling banyak sejak 1967 tahun laluBank-bank sentral menambahkan 1.136 ton emas senilai sekitar 70 miliar dolar AS ke dalam cadangan mereka pada tahun 2022, sejauh ini merupakan yang terbesar ...
Baca lebih lajut »

Fenomena Bank-Bank Sentral Dunia Borong Emas, Tertinggi Sejak Tahun 1967 |Republika OnlineFenomena Bank-Bank Sentral Dunia Borong Emas, Tertinggi Sejak Tahun 1967 |Republika OnlineBank sentral China, Turki, Mesir dan Qatar borong emas sejak tahun 2022
Baca lebih lajut »

Profil Shinhan Bank Telah Berusia 126 Tahun, Bank Tertua di Korea SelatanProfil Shinhan Bank Telah Berusia 126 Tahun, Bank Tertua di Korea SelatanTepat 126 tahun lalu, Shinhan Bank didirikan di Seoul Korea Selatan, dan menjadi bank tertua yang sampai sekarang masih tetap eksis.
Baca lebih lajut »

Hasil Proliga 2023: Jakarta Lavani Allo Bank Libas Palembang Bank Sumselbabel 3-0Hasil Proliga 2023: Jakarta Lavani Allo Bank Libas Palembang Bank Sumselbabel 3-0Jakarta Lavani Allo Bank, tampil solid saat melibas Palembang Bank Sumselbabel dengan skor 3-0 pada pertandingan PLN Mobile Proliga 2023.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 15:50:58