Doddy menyebut, ekspor Indonesia akan melemah jika terjadi pelemahan permintaan atau penurunan kualitas barang ekspor Indonesia.
Deputi Gubernur Bank Indonesia Doddy Budi Waluyo mengungkapkan devaluasi nilai tukar yuan tidak akan memberikan pengaruh pada kinerja ekspor Indonesia.
"Transakasi ekspor-impor kita memang tidak begitu terkait banyak dengan devaluasi mata uang kita, tetapi lebih kepada permintaan dari sisi kualitasnya sendiri," tambah Doddy. Namun begitu, di tengah kondisi apapun, Dody mengungkapkan BI dan pemerintah akan berupaya untuk menjaga volume permintaan termasuk dengan perluasan pasar sasaran ekspor melalui peningkatan perdagangan bilateral.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Bank Indonesia Salurkan 2.604 Hewan Kurban pada Idul Adha 2019Sebanyak 3.023 orang pegawai Bank Indonesia (BI) dari Aceh hingga Papua pada Hari Raya Idul Adha tahun ini menyalurkan sebanyak...
Baca lebih lajut »
Bank Indonesia Gorontalo Komitmen Promosikan KarawoPerwakilan Bank Indonesia (BI) Gorontalo berkomitmen untuk mempromosikan karawo sebagai kain khas Gorontalo di tingkat nasional...
Baca lebih lajut »
DGS Bank Indonesia Ingatkan Makna Idul Adha Soal Rasa Syukur dan IkhlasDeputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti mengingatkan makna Idul Adha.
Baca lebih lajut »
Bank Bjb Salurkan Kredit Permodalan hingga Rp1 Triliun ke RNIDengan kerja sama ini, PT RNI dan anak usaha akan mendapatkan kemudahan dalam mengakses produk dan layanan jasa keuangan...
Baca lebih lajut »
Kolaborasi Bank-Tekfin Pacu Inovasi – Kompas.id
Baca lebih lajut »
Bank BJB Salurkan Kredit Permodalan Kepada PT RNIPT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten Tbk (Bank BJB) melakukan kerja sama pembiayaan fasilitas kredit modal kerja dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) dan anak usaha. BankBJB
Baca lebih lajut »