Banjir besar di Afganistan utara dan timur telah menewaskan sedikitnya 122 orang dan melukai 250 orang, saat melanda sebagian besar kota Charikar, ibu kota provinsi Parwan.
Seorang penduduk desa meratapi rumahnya yang hancur ketika tim penyelamat mencari mayat setelah banjir bandang melanda daerah di Sayrah-e-Hopiyan di Charikar, provinsi Parwan, Afganistan, Rabu . - Banjir besar di Afganistan utara dan timur telah menewaskan sedikitnya 122 orang dan melukai 250 orang. Banjir melanda sebagian besar kota Charikar, ibu kota provinsi Parwan. Seperti dilaporkan"Situasinya sangat suram, skala kerugiannya intens.
Pada Rabu , Wahida Shahkar, juru bicara provinsi Parwan, mengatakan jumlah korban mungkin meningkat karena tim penyelamat bekerja untuk menemukan orang yang terkubur di bawah rumah-rumah yang hancur. Kementerian Manajemen Bencana menyatakan banyak anak di antara yang tewas di Charikar, yang dilanda hujan lebat semalam.
Ahmad Jan, seorang warga desa Shahrak-Malimin di provinsi Parwan, mengatakan kebanyakan orang masih terjebak di bawah reruntuhan rumah mereka. “Lebih dari 50 rumah di wilayahnya rusak total. Tidak tahu berapa banyak yang meninggal tetapi kebanyakan orang berada di bawah atap rumah mereka. Saat itu, masih dini hari, sehingga sebagian besar orang sedang tidur. Tim penyelamat telah membantu evakuasi jenazah dan korban luka-luka,” papar Jan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Banjir Bandang Tewaskan 72 Warga Afganistan - Peristiwa - koran.tempo.coBanjir bandang dahsyat menghancurkan ratusan rumah di utara Afganistan dan menewaskan lebih dari 70 orang serta melukai puluhan lainnya. KoranTempo
Baca lebih lajut »
Banjir Pakistan Tewaskan Puluhan Orang |Republika OnlineHujan juga merusak setidaknya seribu rumah di seluruh Pakistan
Baca lebih lajut »
Banjir Singkat Tewaskan Lebih dari 70 Orang di AfghanistanBanjir singkat menewaskan lebih dari 70 orang dan menghancurkan ratusan rumah di utara ibu kota Afghanistan pada Rabu (26/8)....
Baca lebih lajut »
Keluh PKL 5 Bulan tak Bisa Berjualan di Kanal Banjir Timur |Republika OnlineJumlah PKL di KBT yang terdaftar sekitar 597 orang, dan tak berjualan selama 5 bulan.
Baca lebih lajut »