Pernyataan Jokowi yang mengaku punya data soal arah dukungan parpol dinilai terindikasi sebagai penyalahgunaan kekuasaan.
Dia menjelaskan prinsip intelijen merupakan aktor keamanan yang berfungsi memberikan informasi kepada presiden yang terkait dengan ancaman terhadap keamanan nasional. Hal ini disebutkan Pasal 1 angka 1 dan 2 UU Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara.
"Lebih dari itu, 'menginteli' parpol apakah itu artinya mengindikasikan parpol sebagai ancaman keamanan nasional?" kata Anton. "Ini bisa dijadikan 'alat' negosiasi politik untuk mengamankan kepentingan pribadi Jokowi setelah 2024," kata dia. Baginya, wajar jika pergerakan intelijen menyasar para aktor partai politik dalam konteks Pemilu 2024. Ia berkaca dari Pilkada DKI 2017 dan Pemilu 2019 yang membuat polarisasi masyarakat. Menurut Ngasiman, butuh antisipasi dini guna mengantisipasi perpecahan di masyarakat.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pengakuan Jokowi Soal Informasi Arah Politik dari Intelijen Disebut Skandal dan Penyalahgunaan WewenangPRESIDEN Jokowi menyampaikan bahwa dirinya mendapatkan informasi dari komunitas intelijen di Indonesia (BIN, BAIS dan Intelijen Polri) mengenai data, survei, dan arah partai politik.
Baca lebih lajut »
Pengamat Sebut Pernyataan Presiden Jokowi Soal Informasi Intelijen Masih WajarMenurut Pengamat Intelijen dalam Undang-Undang Intelijen Pasal 27 tercantum bahwa Badan Intelijen Negara (BIN) berada di bawah dan bertangung jawab kepada presiden.
Baca lebih lajut »
Jokowi Punya Data Intelijen Soal Parpol, Dasco: Saya Yakin Tak Dipakai Untuk Yang Lain"Nah oleh karena itu hal ini saya pikir tidak perlu diributkan karena data intelijen yang kemudian diterima oleh Presiden sebagai user," ujar Dasco.
Baca lebih lajut »
Jokowi Punya Data Intel soal Parpol, Pengamat: Penyalahgunaan Wewenang'Itu jelas indikasi penyalahgunaan kewenangan kalau sampai presiden menggunakan intelijen negara untuk mengulik aktivitas atau preferensi parpol.'
Baca lebih lajut »
PKS Minta Jokowi Tidak Pakai Data Intelijen untuk Eliminasi ParpolPKS meminta Jokowi tak menggunakan data dari intelijen mengenai 'jeroan' partai politik untuk merusak keberadaan partai tertentu.
Baca lebih lajut »
Jokowi Terima Laporan Intelijen Soal Parpol, Gerindra: Demi yang Terbaik untuk BangsaGerindra menyebut di negara lain pun presiden mendapatkan laporan intelijen soal partai politik.
Baca lebih lajut »