Ketika anak menghirup udara yang terkontaminasi asap rokok, mereka lebih mudah terkena gangguan kesehatan.
Di rumah, asap rokok bisa menempel di perabotan, baju, bahkan kulit selama berhari-hari hingga bertahun-tahun, yang tentunya membahayakanSalah satu fakta yang mengejutkan adalah bahwa asap rokok tidak langsung hilang setelah ditiupkan. Residu asap rokok dapat menempel di perabot rumah, seperti karpet, sofa, dinding, dan mainan anak-anak.
Saat perokok merokok di dalam rumah, residu asap rokok akan menempel pada berbagai permukaan seperti baju, perabot, dan bahkan kulit. Residu ini bisa bertahan dalam waktu yang lama dan tetap membahayakan kesehatan meski rokok sudah padam. Selain itu, asap rokok juga berbahaya bagi anak-anak yang memiliki sistem pernapasan yang lebih lemah dibanding orang dewasa. Bahkan, asap rokok yang tidak terlihat bisa merusak saluran napas anak-anak.Sudah Sering Ditegur, Pengacara Edward Akbar Sebut Sikap Kasar Kimberly Ryder ke Anak Dipicu Hal SepeleAnak-anak yang terpapar asap rokok lebih berisiko terkena asma.
Bagi para perokok yang sudah memiliki anak, cobalah mulai mengurangi frekuensi merokok. Jika Anda masih berproses untuk berhenti, gunakan alat pembersih udara seperti Levoit Core 400S Smart Air Purifier.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ada Rumah Miring 'Nyender' ke Tetangga, Pemiliknya Rese Sampai Dituntut ke PengadilanPemilik rumah miring yang 'nyender' ke rumah tetangga dituntut para tetangga karena tidak mau merobohkan rumah.
Baca lebih lajut »
PB PODSI: Area pertandingan PON harus bebas asap rokokPengurus Besar (PB) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) menegaskan dan mengimbau penonton, ofisial dan masyarakat secara umum agar tidak ...
Baca lebih lajut »
Aprindo Kritik Keras Wacana Kemasan Rokok Polos: Potensi Maraknya Rokok IlegalKetua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy N. Mandey menilai wacana kebijakan kemasan rokok polos dapat menciptakan potensi praktik pungli di lapangan.
Baca lebih lajut »
DPR Kritik Keras Kebijakan Kemasan Rokok Polos: Bikin Rokok Ilegal MerajalelaAnggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, mengkritik keras wacana kebijakan kemasan polos tanpa merek bagi produk tembakau.
Baca lebih lajut »
Cukai Rokok Naik Lagi, Industri Rokok Tinggal Tunggu Waktu Gulung TikarIndustri tembakau berpotensi melakukan gulung tikar karena mengalami penurunan jumlah produksi jika tarif cukai rokok naik lagi.
Baca lebih lajut »
Asosiasi Pengusaha Rokok Sebut Kebijakan Kemasan Polos Bakal Suburkan Rokok IlegalKetua Umum Gabungan Pengusaha Rokok Putih Indonesia (Gappri), Henry Najoan menilai, kebijakan ini memiliki potensi dampak signifikan yang perlu diperhatikan dengan serius
Baca lebih lajut »