Posisi utang pemerintah sampai dengan akhir Desember 2022 mencapai Rp 7.733,99 triliun.
Dalam kunjungannya ke UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang, dia mengungkapkan bahwa anggaran pendapatan dan belanja yang diandalkan menjadi instrumen keuangan negara sudah bekerja luar biasa keras dalam 3 tahun terakhir selama pandemi. Kini, APBN harus kembali disehatkan.
"Saya ini bicara di universitas Islam, jadi saya tahu kalau bicara defisit dan utang itu langsung bulu kuduknya berdiri," ujar Sri Mulyani saat memberi sambutan di Ground Breaking Kampus III UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dikutip Selasa .Dia menyampaikan bahwa keuangan negara bekerja luar biasa, termasuk menggunakan instrumen utang yang akan dibayar kembali.
Dari total utang Rp 7.733,99 triliun, rinciannya Surat Berharga Negara mencapai Rp 6.846,89 triliun dan pinjaman Rp 887,10 triliun.Berdasarkan jenisnya, utang Pemerintah didominasi oleh instrumen SBN yang mencapai 88,53 persen dari seluruh komposisi utang akhir Desember 2022.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Utang Luar Negeri Indonesia Terus MenurunBank Indonesia mencatat bahwa utang luar negeri yang dimiliki Indonesia pada November 2022 berada pada posisi US$ 392,55 miliar. Secara tahunan atau year-on-year (yoy), angka tersebut mengalami kontraksi sebesar 5,6 persen. Menurut Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono, penurunan jumlah utang terjadi pada sektor publik (pemerintah dan bank sentral) dan sektor swasta. Kontraksi tahunan utang luar negeri pada November lalu pun melanjutkan tren penurunan pada bulan sebelumnya yang sebesar 7,6 persen. Sejauh ini, posisi utang luar negeri Indonesia setiap bulannya pada tahun lalu mengalami kontraksi dibanding perolehan tahun sebelumnya. Sebagian besar utang luar negeri Indonesia pada November 2022 berasal dari utang swasta, yang bernilai US$ 202,51 miliar. Sedangkan nilai utang pemerintah dan bank sentral adalah US$ 190,05 miliar. Bank Indonesia juga menyebut bahwa utang luar negeri (ULN) Indonesia masih masuk dalam kategori terkendali. Rasio utang terhadap produk domestik bruto berkisar pada 29,7 persen atau meningkat tipis ketimbang rasio bulan sebelumnya sebesar 29,5 persen. “Struktur ULN Indonesia tetap sehat, terlihat dari dominasi ULN berjangka panjang dengan pangsa mencapai 87 persen dari total ULN,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono dalam keterangan tertulis, dikutip Tempo, Selasa, 17 Januari 2023.
Baca lebih lajut »
Sri Mulyani Utang Rp 10 Triliun ke Arab Saudi untuk Bangun Perguruan Tinggi IslamPemerintah terus memperbanyak perguruan tinggi negeri Islam atau PTN Islam di berbagai wilayah Indonesia. Dana pembangunan tersebut salah satunya dari utang.
Baca lebih lajut »
Fakta-fakta Surat Utang Baru yang Diterbitkan PemerintahPemerintah menerbitkan Savings Bond Ritel (SBR) dan memberikan kupon atau imbal hasil hingga 6,35%.
Baca lebih lajut »
Bicara Utang di Universitas Islam, Sri Mulyani Sebut Bulu Kuduk Langsung BerdiriMenteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati membahas mengenai utang di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Jawa Timur. Dia mengatakan, bulu kuduk langsung berdiri saat membahas utang di kampus Islam.
Baca lebih lajut »
Bangun Perguruan Tinggi Islam, Sri Mulyani Utang Rp10 Triliun ke Arab Saudi | merdeka.comPemerintah terus memperbanyak perguruan tinggi negeri atau PTN Islam di berbagai wilayah Indonesia. Untuk proyek tersebut, pemerintah turut mengumpulkan bantuan dana dalam bentuk pinjaman utang dari Arab Saudi, dengan total nilai sekitar Rp 10 triliun.
Baca lebih lajut »
Sri Mulyani Buka-bukaan Soal Utang untuk Pembangunan KampusSri Mulyani menanggapi soal ground breaking pembangunan kampus UIN Malik Ibrahim yang menggunakan dana dari Saudi Fund for Development.
Baca lebih lajut »