Menanamkan prasangka baik kepada Allah mampu menciptakan pikiran positif saat wabah.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wabah penyakit yang terus melanda Indonesia dan seluruh negara di dunia, tentu melahirkan sikap pesimistis dan keputusasaan. Tak sedikit orang yang lebih memilih mengakhiri hidupnya, dibandingkan terus terjerat dalam kesengsaraan selama pandemi. Dalam buku berjudul Memetik Hikmah di Tengah Wabah, karangan Ahmad Sarwat dijelaskan beberapa sikap yang dapat dilakukan umat Muslim dalam menghadapi wabah dan musibah. Baca Juga 1.
“Berprasangka baik kepada Allah SWT itu sangat penting, karena Allah SWT sendiri yang menegaskan bahwa perlakuan-Nya kepada kita itu justru sangat bergantung dari apa yang kita sangkakan kepada- Nya. Kalau kita berprasangka buruk, maka kita pun akan mengalami keburukan. Sebaliknya, kalau kita berprasangka baik, tentu Allah SWT pun akan memberikan yang terbaik buat kita,” tulis Ahmad Sarwat.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Status Masih diblokir, Mengapa Neflix Malah Dirangkul Kemendikbud?Seluruh lembaga dan kementerian di bawah Pemerintahan Presiden Joko Widodo seharusnya bisa satu suara tentang bagaimana...
Baca lebih lajut »
Dana Rehab Sekolah di Kudus Berkurang untuk Penanganan Wabah |Republika OnlineSetelah ada rasionalisasi berkurang menjadi Rp 16,12 miliar.
Baca lebih lajut »
Kemenhan Tingkatkan Ketahanan Pangan Antisipasi Dampak Wabah |Republika OnlineWamenhan mengatakan indikator ketahanan pangan harus ditingkatkan pada masa depan.
Baca lebih lajut »
Mendagri Tito Prediksi Wabah Corona Tuntas pada 2022 |Republika OnlineMendagri mengatakan jika vaksi ditemukan pandemi Covid-19 selesai tahun 2022.
Baca lebih lajut »
Waketum MUI Apresiasi Sikap Tegas Pemerintah Terkait RUU HIP |Republika OnlineWaketum MUI apresiasi sikap tegas pemerintah terkait pembahasan RUU HIP.
Baca lebih lajut »
Siswa Lulus tanpa UN, Bagaimana Rasanya? |Republika OnlineKelulusan siswa tahun ini ibarat sebuah pertandingan yang dimenangkan dengan WO.
Baca lebih lajut »