Pembangunan sektor pertanian dalam memperkuat ketahanan pangan nasional
REPUBLIKA.CO.ID, PANGKALPINANG -- Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah menyediakan lahan sawah seluas 30 ribu hektare guna memperkuat ketahanan pangan masyarakat di daerah penghasil tambang timah itu.
Ia mengatakan lahan sawah itu mendukung program Presiden Jokowi memperkuat ketahanan pangan nasional. Babel bersama 17 provinsi lainnya telah menjadi perhatian pemerintah dalam penguatan ketahanan pangan di tengah pendemi Covid-19.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Motivasi Daerah Lain, Mentan Dorong olahan Ubikayu di Babel |Republika OnlineMentan menyebut varietas ubikayu di Babel memiliki kandungan pati lebih tinggi
Baca lebih lajut »
Mentan SYL Berikan Dukungan Untuk Pertanian Babel |Republika OnlineMentan SYL undang seluruh kepala dinas pertanian Babel untuk bahas pengelolaan lahan
Baca lebih lajut »
Gubernur: Mentan janji akan bikin Babel surplus panganGubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman Djohan mengatakan sekitar 30 persen bahan pangan di wilayah yang dipimpinnya masih dipasok dari luar ...
Baca lebih lajut »
Buaya 'Siluman' di Babel Jenis Buaya Raksasa yang Sudah Jarang DitemukanWarga di Babel dihebohkan dengan seekor buaya besar yang dianggap sebagai siluman hingga saat buaya itu mati. Buaya tersebut adalah buaya muara yang masuk sebagai salah satu satwa dilindungi. Buaya
Baca lebih lajut »
Kenapa Buaya Raksasa di Babel Diyakini Siluman?Terpopuler Buaya raksasa di Desa Kayubesi, Pulau Bangka, Kepulauan Bangka Belitung (Babel), diyakini warga sebagai siluman. Buaya berbobot 500 kilogram dan panjang 4,8 meter ini pun dikuburkan dengan ritual khusus. Kenapa? Buaya
Baca lebih lajut »
Mentan SYL Genjot Industri Tepung Tapioka dan Sagu di BabelMentan SYL mengatakan untuk menjaga pasokan pangan tetap aman terutama di masa pandemi Covid-19 perlu alternatif pengembangan pangan lokal.
Baca lebih lajut »