Awas, RUU Kesehatan Berpotensi Mengancam Indepensi BPJS BPJS
Selain itu, Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional periode 2011-2015, Chazali Situmorang mengatakan RUU Kesehatan itu juga dinilai bakal men-downgrade posisi BPJS kepada presiden.
Baca Juga:"BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan yang awalnya langsung bertanggung jawab ke presiden, jadi akan diubah pertanggungjawabannya kepada kementerian," kata Chazali dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Senin . Lebih lanjut, Chazali membeberkan ada 12 UU yang akan disasar oleh RUU Kesehatan ini, di antaranya UU No. 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan UU No. 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial .
Menurut Chazali, dengan disahkannya RUU Kesehatan, maka presiden tidak akan mendapatkan data informasi yang akurat karena akan ada intervensi dari menteri. Baca Juga:"Presiden tidak mendapat informasi yang utuh karena di bawah koordinasi menteri, ini juga tidak fair, kok RUU malah men-downgrade wewenang yang ada," ungkap Chazali.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
DJSN: RUU Kesehatan Berpotensi Ancam Indepensi BPJSUU sebelumnya sudah membangun keseimbangan, walaupun ada dua orang dari unsur pemerintah tapi yang jadi ketua dewas dari unsur pemerintah.
Baca lebih lajut »
IHII: Revisi UU BPJS Sangat MengkhawatirkanIHII menilai RUU Kesehatan yang akan merevisi UU BPJS sangat mengkhawatirkan dan sebagai kemunduran
Baca lebih lajut »
Dinkes Kota Bogor minta fasyankes waspadai penularan penyakit campakDinas Kesehatan Kota Bogor, Jawa Barat, meminta fasilitas pelayanan kesehatan yaitu pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) dan 22 rumah sakit di daerah itu ...
Baca lebih lajut »
Awas! Kasus DBD di Klungkung Terus MelonjakKasus menderita demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Klungkung ada saja setiap bulannya. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar dan melakukan abatisasi sebagai upaya penanggulangan.
Baca lebih lajut »
Gejala Awal Covid Varian Baru Bukan Demam, Awas Jangan LengahGejala Omicron, termasuk subvarian Kraken, berbeda dengan varian Covid sebelumnya.
Baca lebih lajut »
Cuaca Hari Ini: Mataram Hujan, Wilayah Lain Awas BanjirHujan diprakirakan akan mengguyur sejumlah kota besar di Indonesia
Baca lebih lajut »