Awas! Ada Gejala Baru Kasus Positif Covid-19

Indonesia Berita Berita

Awas! Ada Gejala Baru Kasus Positif Covid-19
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 jpnncom
  • ⏱ Reading Time:
  • 23 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 13%
  • Publisher: 59%

Beberapa pasien postif Covid tidak mengalami gejala awal seperti batuk, pilek atau demam. Corona

jpnn.com, BANJARMASIN - Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan dr Machli Riyadi mengungkapkan, kini ada gejala baru pasein positif COVID-19 di kota itu dengan gejala kehilangan indra perasa juga penciuman. "Sekarang ini cukup banyak kita temui gejala awal orang positif COVID-19 itu mengaku kehilangan indra perasa, seperti tidak merasa rasa manis atau asin, bahkan tidak dapat mencium bau-bauan," katanya di Balai Kota Banjarmasin, Jumat .

Menurut dia, gejala awal bagi pasein COVID-19 tidak lagi umum seperti batuk, pilek atau demam, tapi gejalanya berupa hilangnya Indra perasa, walaupun tidak ada gejala umum seperti batuk, pilek atau demam.Baca Juga: "Masuk gejala baru ini di daerah kita, tentunya lebih berbahaya lagi yang orang tanpa gejala ," katanya. Ia menjelaskan saat ini penularan virus COVID-19 cukup tinggi di Kota Banjarmasin, bahkan tidak mengenal usia lagi.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

jpnncom /  🏆 25. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Gugus Tugas Covid-19: Salah Pakai Masker Berkontribusi pada Penularan Covid-19Gugus Tugas Covid-19: Salah Pakai Masker Berkontribusi pada Penularan Covid-19Yurianto mengatakan hingga saat ini masih sering ditemukan masyarakat menggunakan masker hanya menutup mulut atau dagu. Namun, tidak menutup hidung.
Baca lebih lajut »

Gejala Covid-19 Terdeteksi Sejak Agustus - Peristiwa - koran.tempo.coGejala Covid-19 Terdeteksi Sejak Agustus - Peristiwa - koran.tempo.coPenelitian Harvard Medical School menyatakan virus corona (SARS-CoV-2) ada kemungkinan telah menyebar di Cina pada awal Agustus tahun lalu.
Baca lebih lajut »

Soal Orang tanpa Gejala Covid-19, Fauci: WHO Berjalan Mundur |Republika OnlineSoal Orang tanpa Gejala Covid-19, Fauci: WHO Berjalan Mundur |Republika OnlinePejabat WHO sempat sebut orang tanpa gejala jarang tularkan virus corona.
Baca lebih lajut »

Temuan Positif COVID-19, Jubir Yuri: Sebagian Besar OTG atau Gejala MinimalTemuan Positif COVID-19, Jubir Yuri: Sebagian Besar OTG atau Gejala MinimalTemuan kasus positif COVID-19, kata Jubir Achmad Yurianto, sebagian besar dari orang tanpa atau gejala minimal.
Baca lebih lajut »

Gejala baru: Positif COVID-19 kehilangan indra perasa dan penciumanGejala baru: Positif COVID-19 kehilangan indra perasa dan penciumanGejala awal bagi pasein COVID-19 tidak lagi umum seperti batuk, pilek atau demam, tapi gejalanya berupa hilangnya Indra perasa, walaupun tidak ada gejala umum seperti batuk, pilek atau demam.
Baca lebih lajut »

14 Pedagang Pasar Rawa Kerbau Kena Covid-19, Semua tanpa Gejala14 Pedagang Pasar Rawa Kerbau Kena Covid-19, Semua tanpa GejalaSebanyak 14 pedagang di Pasar Rawasari atau Pasar Rawa Kerbau di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, positif Covid-19 berdasarkan hasil tes usap (swab test).
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 14:43:56