Australia Sebut Kapal Selam Bertenaga Nuklir AUKUS untuk Perdamaian

Indonesia Berita Berita

Australia Sebut Kapal Selam Bertenaga Nuklir AUKUS untuk Perdamaian
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 Bisniscom
  • ⏱ Reading Time:
  • 31 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 16%
  • Publisher: 59%

Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong mengatakan pihaknya mengejar perjanjian terkait kapal selam bertenaga nuklir untuk perdamaian.

Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong mengatakan pihaknya mengejar perjanjian terkait kapal selam bertenaga nuklir, AUKUS , untuk memastikan perdamaian.

Pemimpin Amerika Serikat , Australia, dan Inggris telah merilis rincian perjanjian untuk mengirimi negara Kangguru kapal selam itu, yang merupakan langkah melawan dominasi Angkatan Laut China di kawasan Indo-Pasifik. “Kami tidak berusaha mendapatkan perjanjian ini untuk melakukan apa pun selain berusaha memastikan keseimbangan strategis dengan lebih baik,” kata Wong, dilansir dari channelnewsasia.com, Rabu .

“Kami berusaha memperoleh perjanjian ini untuk membantu menjaga perdamaian. Kami menginginkan kawasan yang damai, stabil, sejahtera, seperti Singapura, Malaysia, seperti Indonesia,” ujarnya.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

Bisniscom /  🏆 23. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

3 Contoh Ancaman Militer Dalam Negeri dan Luar Negeri di Indonesia3 Contoh Ancaman Militer Dalam Negeri dan Luar Negeri di IndonesiaBerikut adalah 3 contoh ancaman militer dalam negeri dan luar negeri yang pernah terjadi di Indonesia, apa saja ya contohnya?
Baca lebih lajut »

Antre 3 Tahun atau Berobat ke Luar NegeriAntre 3 Tahun atau Berobat ke Luar NegeriTerhambat rumah sakit dan dokter. Kementerian Kesehatan mencatat waktu tunggu pasien untuk mendapatkan layanan operasi jantung di dalam negeri bisa mencapai tiga tahun. KoranTempo
Baca lebih lajut »

Heboh Membandingkan Layanan Kesehatan di Indonesia dan Luar Negeri, Prof Tjandra Angkat Bicara - Tribunnews.comHeboh Membandingkan Layanan Kesehatan di Indonesia dan Luar Negeri, Prof Tjandra Angkat Bicara - Tribunnews.com'Kalau tentang kemampuan dokter dan tenaga kesehatan lain maka kita di Indonesia secara umum sama baiknya dengan negara tetangga,' ungkapnya pada keterangan resmi yang diterima Tribunnews, Senin (13/3/2023). (ld)
Baca lebih lajut »

4 Tips Dapat Beasiswa Luar Negeri4 Tips Dapat Beasiswa Luar NegeriBagi yang ingin kuliah di luar negeri, berikut ini informasi atau tips dapat beasiswa luar negeri yang bisa dicoba mahasiswa.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 22:29:56