Atraksi BlackRock Jelang Rights Issue Bank Neo Commerce (BBYB)

Indonesia Berita Berita

Atraksi BlackRock Jelang Rights Issue Bank Neo Commerce (BBYB)
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 Bisniscom
  • ⏱ Reading Time:
  • 45 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 21%
  • Publisher: 59%

Sejak awal November hingga sepekan jelang rights issue, BlackRock cenderung menambah portofolionya di Bank Neo Commerce (BBYB).

Bisnis.com, JAKARTA – BlackRock, perusahaan manajemen aset terbesar dunia saat ini, enggan membiarkan nilai portofolio investasinya di PT Bank Neo Commerce Tbk. terus menguap. Hingga sepekan jelang rights issue bank digital besutan Grup Akulaku tersebut, BlackRock tampak konsisten melakukan pembelian saham tambahan.

Selain dalam rangka averaging down secara langsung, pembelian tersebut juga membuka kemungkinan bagi BlackRock untuk mendapat hak memesan efek dan membeli saham terbitan baru BBYB dengan harga yang lebih murah. Sebagai konteks, BBYB berencana menerbitkan saham dari rights issue dengan harga pelaksanaan Rp650 per lembar saham. Di atas kertas proposal ini tampak menggiurkan bagi investor jangka panjang, mengingat saham BBYB masih memiliki nilai pasar Rp900 per saham sampai penutupan perdagangan terakhir kemarin, Rabu .

Dari rekapitulasi Bisnis, ketika artikel ini rilis BlackRock tercatat menggenggam kepemilikan atas 58.213.711 lembar saham BBYB. Sebagai pembanding, per akhir Oktober 2022 kepemilikan mereka baru mentok pada level 56.944.711 lembar. Artinya, sepanjang separuh jalan November 2022, kepemilikan BlackRock BBYB telah bertambah 1.269.000 lembar saham.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

Bisniscom /  🏆 23. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Tambah Modal Rp1,7 Triliun, Bank Neo Commerce (BBYB) Alokasikan untuk Modal KerjaTambah Modal Rp1,7 Triliun, Bank Neo Commerce (BBYB) Alokasikan untuk Modal KerjaBank Neo Commerce (BBYB) akan menggunakan seluruh dana yang diperoleh dari rights issue untuk mendukung kinerja kredit ke depan.
Baca lebih lajut »

Bos Bank Neo Commerce (BBYB) Pede Proyeksi Bisnis ke Depan Masih PositifBos Bank Neo Commerce (BBYB) Pede Proyeksi Bisnis ke Depan Masih PositifBank Neo Commerce meyakini proyeksi bisnis ke depan masih akan tetap berada dalam zona positif dengan berbagai rencana korporasi dan inovasi yang dilakukan.
Baca lebih lajut »

RI dan Cina Teken Kerja Sama di Ekonomi Digital, Mulai dari Kota Pintar, E-Commerce hingga...RI dan Cina Teken Kerja Sama di Ekonomi Digital, Mulai dari Kota Pintar, E-Commerce hingga...Kolaborasi Menko Airlangga Hartarto degan Mendag Cina Wang Wentao ini mengatur forum pembahasan kerja sama ekonomi digital antara kedua negara. TempoBisnis
Baca lebih lajut »

Bank Umum Turun Kasta Menjadi BPR Karena Kurang Modal, Apa Kerugiannya?Bank Umum Turun Kasta Menjadi BPR Karena Kurang Modal, Apa Kerugiannya?Bank yang gagal memenuhi ketentuan modal inti minimum Rp3 triliun, selain penurunan status menjadi BPR tetapi juga terancam kehilangan nasabah besar.
Baca lebih lajut »

Ada soal Bank Digital, Ini 2 Aturan Baru OJKAda soal Bank Digital, Ini 2 Aturan Baru OJKOtoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua peraturan baru. Ada soal bank digital.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 15:34:04