Atasi Kemacetan, Polda Metro Dukung Rencana 25 Jalan Berbayar di Jakarta Sindonews BukanBeritaBiasa .
Latif menilai, aturan ERP bertujuan mengatur volume kendaraan di Jakarta. Sama halnya dengan pembatasan kendaraan sistem ganjil genap , kata dia, volume kendaraan di di sejumlah ruas jalan di Jakarta sudah harus diatur.
Nantinya jika kebijakan tersebut disahkan Ditlantas Polda Metro Jaya akan menjadi salah satu pihak yang mengimplementasikan aturan tersebut. Sebelumnya, Dinas Perhubungan DKI Jakarta bakal menerapkan jalan berbayar elektronik atau Electronic Road Pricing di sejumlah ruas jalan protokol Ibu Kota. Dishub mengusulkan besaran tarif jalan berbayar mulai dari Rp5.000-Rp19.900 sekali melintas.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Besok, Polda Metro Limpahkan Teddy Minahasa ke Kejati DKI JakartaPolda Metro Jaya melimpahkan tersangka Teddy Minahasa dalam kasus penjualan barang bukti kasus narkoba ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
Baca lebih lajut »
Rencana Penerapan Jalan Berbayar Setelah Ganjil-Genap 'Gagal' Atasi Kemacetan di Jakarta |Republika OnlineJalan berbayar bisa memaksa warga beralih dari angkutan pribadi ke angkutan umum.
Baca lebih lajut »
Polda Metro Dukung Kebijakan Jalan Berbayar, Harap Kurangi Macet DKIRegulai jalan berbayar masih digodok Pemprov DKI. Polda Metro Jaya mendukung kebijakan tersebut dan berharap menjadi solusi atasi macet di Jakarta.
Baca lebih lajut »
Bakal Hadir Solusi Baru Atasi Macet Jakarta, Termasuk MotorHal ini tidak hanya untuk mengurangi macet tapi juga mendorong penggunaan angkutan umum.
Baca lebih lajut »
Polda Metro Selidiki Pemasok Sabu ke Kombes Yulius Bambang KaryantoPolda Metro menyita 1,1 gram sabu dalam penangkapan Kombes Yulius Bambang Karyanto. Polda Metro kini tengah mendalami pemasok sabu ke Kombes Yulius itu.
Baca lebih lajut »
Polda Metro Sebut Yulius Pemakai: Siapa Berani Suplai Sabu ke Kombes?Polda Metro menyebutkan Kombes Yulius Bambang Karyanto adalah pemakai narkoba. Polisi menyelidiki siapa berani suplai narkoba ke Kombes.
Baca lebih lajut »