Polri merekrut 45 orang calon perwira yang terdiri dari 38 pria dan 7 wanita guna memerangi kejahatan siber. Mereka direkrut
Jumat, 12 Juli 2024, 20:55 WIBPolri merekrut 45 orang calon perwira yang terdiri dari 38 pria dan 7 wanita guna memerangi kejahatan siber ."Mereka direkrut dengan jalur SIPSS ," kata Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangan resmi, Jumat .
"Mereka akan menjalani pendidikan di Akademi Kepolisian, Semarang. Jadi 45 calon perwira ini kami rekrut secara reguler dan proaktif," ujar Dedi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Keamanan Siber Global Terancam, Apakah Perjanjian Kejahatan Siber PBB Jalan Keluarnya?Cyber Law Expert Panel yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Kerajaan Belanda membahas ancaman siber secara global serta Perjanjian Kejahatan Siber PBB beserta tujuannya. Berikut ulasannya.
Baca lebih lajut »
Polri Merekrut 45 Calon Perwira Sarjana untuk Perangi Kejahatan SiberJPNN.com : Mabes Polri merekrut 45 orang calon perwira dari sarjana untuk memerangi kejahatan siber.
Baca lebih lajut »
Upaya Pencegahan Judi Online, BPK RI Dorong Polri Lakukan Kampanye Pencegahan Kejahatan SiberBerita Upaya Pencegahan Judi Online, BPK RI Dorong Polri Lakukan Kampanye Pencegahan Kejahatan Siber terbaru hari ini 2024-06-27 07:47:31 dari sumber yang terpercaya
Baca lebih lajut »
Polri Diminta Masifkan Kampanye Pencegahan Kejahatan Siber dan JudolSaat ini terdapat beragam tindak kejahatan siber yang meretas sistem komputer dan jaringan internet untuk memperoleh data korban.
Baca lebih lajut »
BPK Dorong Polri Gelar Kampanye Pencegahan Kejahatan Siber, Khususnya Judi OnlineBadan Pemeriksa Keuangan (BPK) mendorong Polri untuk melaksanakan kegiatan kampanye pencegahan kejahatan siber secara komprehensif, terutama terkait judi online.
Baca lebih lajut »
BPK Minta Polri Kampanyekan Pencegahan Kejahatan Siber, Khususnya Judi OnlineAnggota I BPK RI Nyoman Adhi Suryadnyana mengatakan, saat ini terdapat beragam tindak kejahatan siber.
Baca lebih lajut »