Pemprov DKI akui Rusun Marunda, Jakarta Utara, yang atapnya ambruk sudah tidak layak huni.
Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Retno Sulistyaningrum mengatakan tidak layaknya struktur bangunan Rusun Marunda itu berdasarkan hasil penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional .
Ia mengatakan sosialisasi terkait relokasi sejatinya telah dilaksanakan sejak Maret 2022. Namun, rencana relokasi ditunda akibat Rusun Nagrak digunakan sebagai tempat isolasi pasien Covid-19.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Atap Ambruk, Pemprov DKI Ungkap Rusun Marunda Blok C Sudah Tak Layak HuniDinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) DKI Jakarta mengatakan bahwa Rusunawa Marunda Blok C, Jakarta Utara saat ini sudah tak layak ditempati masyarakat
Baca lebih lajut »
Atap Rusun Marunda Jakarta Ambruk, Warga Direlokasi ke Rusun NagrakAtap rumah susun atau Rusun Marunda Blok C, Jakarta Utara ambruk pada Rabu (30/8) pukul 21.10 WIB.
Baca lebih lajut »
Penghuni Rusunawa Marunda bertahap pindah ke Rusun NagrakPemerintah Provinsi DKI Jakarta secara bertahap merelokasi penghuni di Blok C5 Rusunawa Marunda RW012 Kelurahan Marunda bersama barang-barang milik ...
Baca lebih lajut »
Warga pindahan Rusunawa Marunda belum kena tarif sewa di Rusun NagrakWarga pindahan Blok C1-C5 Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Marunda belum dikenakan tarif sewa di Rusunawa Nagrak, Cilincing, Jakarta ...
Baca lebih lajut »
451 Keluarga Direlokasi secara Bertahap dari Rusunawa Marunda ke Rusun NagrakBlok C Rusunawa Marunda di Jakarta Utara sudah tidak layak huni berdasarkan penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional.
Baca lebih lajut »
DPRD Minta Pemprov DKI Buka Posko Pengaduan Soal Polusi UdaraDPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI Jakarta membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang terdampak polusi udara.
Baca lebih lajut »