Studi yang telah dipublikasikan dalam JAMA Dermatology menunjukkan, bahwa konsumsi vitamin A secara teratur dapat menurunkan risiko kanker sel skuamosa. Beriku penjelasannya. Lifestyle
sel skuamosa - salah satu jenis kanker kulit, yang menyerang sel skuamosa, yaitu sel yang membentuk lapisan tengah dan luar kulit, turun 15 persen karena konsumsi vitamin A dosis tinggi.
Studi yang telah dipublikasikan dalam JAMA Dermatology menunjukkan, bahwa konsumsi vitamin A secara teratur dapat menurunkan risiko kanker sel skuamosa.Para peneliti menyarankan, menambahkan lebih banyak buah dan sayuran ke dalam menu makanan sehari-hari.dari sumber tanaman sangat aman," kata Eunyoung Cho, penulis senior studi dan profesor dermatologi dan epidemologi di Brown University.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
IDAI: Bayi-Anak Harus Dapat Asupan Gizi Layak di PengungsianIDAI juga mengingatkan, kebutuhan ibu menyusui di pengungsian harus terpenuhi.
Baca lebih lajut »
ASI Bisa Turunkan Risiko Eksim pada AnakPenyakit kulit eksim yang bisa berkembang sejak kecil, dapat diturunkan risikonya dengan pemberian ASI. Begini caranya: ASI via detikHealth
Baca lebih lajut »
Faktor Risiko Kanker Ginjal yang Menewaskan Bocah Penggemar Bubble TeaBocah delapan tahun meninggal dunia karena mengidap kanker ginjal. Penyakitnya itu diduga karena ia terlalu sering mengonsumsi bubble tea. Ini beberapa faktornya: Ginjal via detikHealth
Baca lebih lajut »
Tak Ada Lilin, Kulit Jeruk Pun Bisa Jadi PenerangKulit jeruk dicampur dengan minya jelantah bisa menjadi bahan penerang seperti lilin.
Baca lebih lajut »
Imunoterapi Bisa Jadi Pengobatan Alternatif Kanker Paru Stadium IVKanker paru merupakan penyakit yang saat ini banyak ditemukan dari semua jenis kanker lainnya di seluruh dunia, terbanyak pada pria. Apa alternatif pengobatannya? KankerParu via detikHealth
Baca lebih lajut »
IDAI: Bayi-Anak Harus Dapat Asupan Gizi Layak di PengungsianIDAI juga mengingatkan, kebutuhan ibu menyusui di pengungsian harus terpenuhi.
Baca lebih lajut »