Pelanggaran netralitas ASN paling banyak terjadi di media sosial
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Badan Pengawas Pemilu RI, Abhan mengatakan, pelanggaran netralitas aparatur sipil negara paling banyak terjadi di media sosial. Menurut dia, ASN yang memberi like atau menyukai unggahan terkait kegiatan kampanye pasangan calon bisa dikategorikan sebagai pelanggaran netralitas karena dianggap mendukung salah satu paslon.
Sementara, Abhan mengatakan, banyak ASN yang masih menganggap aktivitas tersebut bukan pelanggaran netralitas. Padahal, dukungan di media sosial seperti di atas secara substansi sudah menunjukkan keberpihakan. "Kami mengingatkan kepada jajaran ASN agar betul-betul secara bijak dalam menggunakan fasilitas media sosial," kata dia.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Bawaslu: ASN Beri 'Like' di Unggahan Kampanye Calon Kepala Daerah Pelanggaran NetralitasMenurut Abhan, memberi 'like' atau 'menyukai' unggahan kampanye calon kepala daerah juga bisa disebut sebagai pelanggaran netralitas.
Baca lebih lajut »
Ma'ruf Jamin Pemangkasan Eselon Tak Kurangi Penghasilan ASNWapres Ma'ruf Amin mengatakan pemangkasan eselon di birokrasi tak boleh mengurangi penghasilan atau kelangsungan karier ASN.
Baca lebih lajut »
Wapres Sebut Pemangkasan Eselon tak Kurangi Penghasilan ASN |Republika OnlinePenyederhanaan birokrasi lewa pemangkasan eselon III ke bawah harus direalisasikan.
Baca lebih lajut »
Wapres: Pemangkasan eselon tidak akan kurangi penghasilan ASNWakil Presiden Ma&39;ruf Amin mengatakan pemangkasan jabatan eselon, sebagai upaya percepatan reformasi birokrasi di instansi pemerintahan, tidak akan ...
Baca lebih lajut »
ASN Hingga TNI/Polri Terindikasi Rangkap Jabatan Komisaris BUMN, Bagaimana Penghasilannya?Ada potensi, ASN dan TNI/Polri yang terindikasi rangkap jabatan, menerima penghasilan ganda. Berikut gambarannya.
Baca lebih lajut »
Oknum ASN yang Palsukan Surat Keterangan Rapid Test Terancam Dipecat, Bupati Tapteng: Keterlaluan - Tribunnews.comBupati Tapanuli Tengah Bahtiar Ahmad Sibarani pastikan mengambil tindakan tegas terhadap oknum ASN yang memalsukan surat keterangan rapid test.
Baca lebih lajut »