AS menghubungi puluhan negara untuk mau menampung warga Afghanistan yang terancam oleh Taliban sementara mempercepat evakuasi warga dan diplomat Amerika.
Rabu pagi, Presiden Biden dan Wapres Kamala Harris menerima briefing dari tim keamanan nasional Gedung Putih sehubungan situasi di Afghanistan.
“Mereka membahas usaha untuk mempercepat evakuasi warga Amerika, pemohon Visa Imigran Khusus, dan warga Afghanistan yang rentan lainnya, serta memfasilitasi jalan lewat yang aman ke bandara internasional Hamid Karzai,” kata seorang pejabat Gedung Putih. Ditambahkannya pertemuan itu juga fokus pada pemantauan kemungkinan ancaman teroris di Afghanistan.
Gedung Putih mengatakan, Amerika, Jerman, dan Inggris telah sepakat untuk mengadakan pertemuan pemimpin G7 minggu depan guna membahas sebuah “strategi dan pendekatan bersama.” Selasa , Menlu Antony Blinken berbicara dengan rekan-rekan setaranya dari Kanada, Kuwait, dan Qatar, tentang situasi yang berubah cepat di Afghanistan, dan juga usaha untuk membawa warga Afghanistan yang rentan ke tempat yang aman.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Taliban Disebut Dukung Inggris Evakuasi Warga AfghanistanDuta Besar Inggris untuk Afghanistan menyebut pihak Taliban mendukung upaya evakuasi warga negara tersebut ke Inggris.
Baca lebih lajut »
Konflik di Afghanistan: Ini Respons Facebook, Twitter, YouTubePengambilalihan pemerintahan oleh Taliban di Afghanistan menimbulkan tantangan baru bagi perusahaan teknologi besar Amerika Serkat. TempoTekno
Baca lebih lajut »
Ribuan Warga Afghanistan Masuk Pakistan Lewat Perlintasan ChamanRibuan warga Afghanistan memasuki Pakistan melalui penyeberangan perbatasan Spin Boldak/Chaman di tenggara Afghanistan. Ribuan warga Afghanistan memasuki Pakistan...
Baca lebih lajut »
132 Warga Binaan Rutan Palu Terima Vaksin Tahap PertamaVaksinasi di Rutan Palu merupakan upaya untuk meningkatkan imunitas warga binaan sehingga tidak mudah diserang virus, khususnya Covid-19.
Baca lebih lajut »
Inggris Sementara Hanya Akan Tampung 5.000 Warga AfghanistanMenteri Dalam Negeri Inggris Priti Patel, Rabu (18/8), membela skema pemerintahnya. untuk menampung warga Afghanistan yang rentan mencari perlindungan setelah pengambilalihan kekuasaan negara itu oleh Taliban. Pembelaannya itu muncul setelah pemerintah Inggris mendapat banyak kecaman karena...
Baca lebih lajut »