Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap sembilan perusahaan dan individu asal Tiongkok daratan serta Hong Kong dengan tuduhan membantu militer Iran
Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap sembilan perusahaan dan individu asal Tiongkok daratan serta Hong Kong dengan tuduhan membantu militer Iran memperoleh senjata dan material strategis untuk menopang program drone serta rudal balistiknya.
Minggu, 10 Mei 2026, keputusan tersebut diumumkan Departemen Keuangan dan Departemen Luar Negeri AS menjelang kunjungan Presiden Donald Trump ke China pekan depan. Departemen Keuangan AS menyebut pihak-pihak yang dikenai sanksi telah mendukung upaya militer Iran untuk mengamankan senjata sekaligus membantu pengadaan bahan baku pesawat tanpa awak seri Shahed dan rudal balistik Iran. Di antara perusahaan yang disasar adalah Yushita Shanghai International Trade Company yang berbasis di Tiongkok daratan dan dituduh membantu Teheran membeli persenjataan.
Hitex Insulation Ningbo Company juga masuk daftar hitam karena disebut memasok material senilai jutaan dolar yang digunakan dalam riset rudal balistik dan uji peluncuran. Perwakilan hukumnya, Li Genping, turut dijatuhi sanksi. Dari Hong Kong, HK Hesin Industry Company dituduh berperan sebagai perantara pengadaan, sementara Mustad Limited disebut membantu Korps Garda Revolusi Islam Iran memperoleh senjata.
Secara terpisah, Departemen Luar Negeri AS juga menjatuhkan sanksi terhadap empat perusahaan lain, termasuk tiga perusahaan Tiongkok yang dituding menyediakan citra satelit untuk mendukung serangan Iran terhadap pasukan AS di Timur Tengah. Perusahaan-perusahaan tersebut mencakup Chang Guang Satellite Technology, The Earth Eye, dan MizarVision. Washington menuduh MizarVision bahkan mempublikasikan citra sumber terbuka yang merinci aktivitas militer AS selama perang. Sanksi ini berpotensi memblokir akses perusahaan-perusahaan tersebut ke mekanisme keuangan global berbasis dolar AS yang krusial untuk perdagangan dan investasi internasional.
Langkah Washington datang hanya beberapa hari sebelum lawatan Trump ke Tiongkok pada 14-15 Mei, kunjungan pertama pemimpin AS ke Beijing sejak 2017. Di saat yang sama, para pejabat senior pemerintahan Trump, termasuk Menteri Keuangan Scott Bessent dan Menlu Marco Rubio, meningkatkan tekanan terhadap Beijing agar menggunakan pengaruhnya atas Iran demi mendorong gencatan senjata.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Iran Tegaskan Tak Ada Uranium Keluar dari Negaranya, Bantah Klaim TrumpIran membantah klaim bahwa uranium milik Iran telah dipindahkan ke luar negeri.
Read more »
AS gempur fasilitas militer Iran – AS-Iran masih gencatan senjata?Militer Amerika Serikat menggempur berbagai fasilitas militer Iran, pada Kamis (07/05). AS mengklaim gempuran itu dilakukan setelah Iran berupaya menyerang tiga kapal perusak milik AS di perairan Teluk.
Read more »
Hong Kong dan Jepang Ter resaltar di Global Debt Monitor: Utang Korporasi Lordani Hong Kong, Pemerintah JapanTekanan utang dunia terus meningkat, seiring dengan beberapa negara mencatat rasio utang lebih dari 300% terhadap PDB. Berdasarkan Global Debt Monitor, Hong Kong dan Jepang menjadi negara dengan rasio utang tertinggi di dunia.
Read more »
Aktor Steve Lee Tuding Putra dan Menantu Kompak Berbohong untuk Menguras Tabungannya Rp 4,4 MiliarAktor veteran Hong Kong Steve Lee merasa dijadikan ATM berjalan oleh putra dan menantunya
Read more »




