Amerika Serikat merilis surat penyitaan kapal tanker minyak Iran, sehari setelah Mahkamah Agung Gibraltar memerintahkan agar kapal tersebut dilepaskan.
Iran menyebut penahanan Grace 1 sebagai"penghadangan ilegal".
Meski Iran mengklaim kapal itu melanggar"aturan-aturan maritime internasional", penyitaan Stena Impero diyakini sebagai aksi balasan.Dua pekan setelah Grace 1 ditahan, pada 19 Juli, Iran menyita kapal tanker Stena Impero yang berbendera Inggris di Selat Hormuz.
Pemerintah Gibraltar mengatakan telah menerima jaminan dari Iran bahwa Grace 1 tidak akan berlayar ke negara-negara yang dikenai sanksi-sanksi Uni Eropa, termasuk Suriah.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Inggris Bebaskan Tanker Iran, AS Ancam Tahan Visa Kru KapalAmerika Serikat mengancam tidak akan memberikan visa kepada awak kapal super tanker milik Iran yang sempat ditahan di perairan Gibraltar.
Baca lebih lajut »
Inggris Bebaskan Kapal Tanker IranPemerintah Ekstrateritorial Inggris di Gibraltar memutuskan untuk membebaskan kapal super tanker milik Iran, Grace 1, yang disita bulan lalu karena diduga melakukan pengiriman minyak ke Suriah.
Baca lebih lajut »
Inggris Bebaskan Tanker Iran yang Ditahan di GibraltarPemerintah Ekstrateritorial Inggris di Gibraltar melepas kapal super tanker milik Iran, Grace 1, setelah dijamin tak bakal mengirim minyak ke Suriah.
Baca lebih lajut »
Otoritas Gibraltar Putuskan Segera Membebaskan Kapal Tanker IranMaritim Kerajaan Inggris dengan dibantu otoritas Gibraltar telah menahan sebuah kapal tanker minyak Iran di perairan Teluk pada 4 Juli 2019.
Baca lebih lajut »
Intervensi AS Gagal, Gibraltar Bebaskan Kapal Tanker IranKeputusan ini membuka jalan bagi kemungkinan pertukaran dengan sebuah tanker berbendera Inggris yang ditangkap oleh Iran...
Baca lebih lajut »