Beyond the Breaking News

AS Luncurkan Rudal ke Kapal Tanker Marivex di Teluk Oman, Kru Dievakuasi

Internasional Berita

AS Luncurkan Rudal ke Kapal Tanker Marivex di Teluk Oman, Kru Dievakuasi
Kapal TankerSerangan RudalTeluk Oman

Pasukan Amerika Serikat menyerang kapal tanker minyak Marivex yang mengibarkan bendera Palau di lepas pantai tenggara Oman. Serangan rudal memicu kebakaran di ruang mesin dan menyebabkan kapal mulai tenggelam. Seluruh kru sebanyak 24 pelaut India berhasil dievakuasi. Kapal tersebut sebelumnya sudah mendapat sanksi AS karena hubungan dagang dengan Iran.

Foto: Pasukan Amerika Serikat melumpuhkan sebuah kapal tanker minyak tanpa muatan di Teluk Oman pada Senin setelah kapal tersebut mencoba berlayar menuju pelabuhan di Iran .

Pasukan militer Amerika Serikat meluncurkan serangan rudal secara brutal ke arah kapal tanker minyak Marivex di lepas pantai tenggara Oman pada Senin, . Gempuran udara dari jet tempur negara adidaya tersebut langsung memicu kebakaran hebat di ruang mesin kapal. Insiden menegangkan ini juga membuat kapal pembawa minyak tersebut mulai tenggelam di lautan. Mengutip The Hindu, kapal tanker minyak yang mengibarkan bendera Palau itu mengangkut sebanyak 24 pelaut asal India.

Seluruh kru kapal tersebut dilaporkan berhasil dievakuasi dengan selamat melalui operasi penyelamatan darurat. Kapal Marivex sendiri sebelumnya telah dijatuhi sanksi oleh pemerintah Amerika Serikat pada Desember lalu karena memiliki hubungan dagang dengan pihak Iran. Para pelaut yang terjebak di dalam kapal sempat mengirimkan pesan darurat berulang kali ke pusat serikat pekerja pelaut India. Mereka mengabarkan bahwa Angkatan Laut Amerika Serikat telah membombardir bagian belakang kapal secara membabi buta.

"Ini adalah Kapal Tanker Motor Marivex. Ada kebakaran di atas kapal. Kapal ini sedang tenggelam. Angkatan Laut AS menyerang ruang mesin kami dengan rudal.

Kami mengalami kebocoran lubang di bagian bawah kapal," tegas para pelaut melalui pesan suara darurat kepada Sekretaris Jenderal Forward Seamen's Union of India atau FSUI Manoj Yadav. Komando Pusat Amerika Serikat atau Centcom akhirnya memberikan konfirmasi resmi mengenai aksi penyerangan sepihak tersebut. Pihak militer Amerika Serikat berdalih bahwa kapal tanker tersebut telah melanggar aturan blokade wilayah yang sedang berlangsung.

"Pasukan AS melumpuhkan sebuah kapal tanker minyak kosong di Teluk Oman pada tanggal 8 Juni setelah kapal tersebut melanggar blokade yang berlangsung terhadap Iran dengan mencoba berlayar ke pelabuhan Iran," jelas Komando Pusat AS dalam pernyataan tertulisnya. Centcom juga menambahkan bahwa jet tempur F/A-18 Super Hornet dari kapal induk USS Abraham Lincoln menembakkan amunisi presisi tinggi ke ruang kemudi kapal. Tindakan keras itu diambil setelah awak kapal Marivex dinilai gagal mematuhi arahan dari pasukan Amerika Serikat.

Akibat gempuran udara tersebut pihak militer Amerika Serikat memastikan bahwa kapal Marivex kini tidak lagi berlayar menuju ke wilayah Iran. Namun pesan darurat dari kru kapal menyatakan bahwa ada kapal perang Amerika Serikat di dekat mereka yang sama sekali tidak memberikan bantuan. Pusat Koordinasi Penyelamatan Maritim atau MRCC juga tidak memberikan respons cepat saat insiden kebakaran mulai meluas. Rekaman video memperlihatkan seorang pelaut menunjuk ke arah kapal perang yang hanya menonton di dekat lokasi kejadian.

Serangan rudal tersebut juga menghancurkan sekoci penyelamat yang berada di satu sisi kapal. Sementara itu sekoci di sisi lainnya sama sekali tidak dapat diakses oleh para kru karena kobaran api yang sudah terlanjur membesar. Informasi mengenai serangan rudal ini pertama kali diterima oleh pihak Penjaga Pantai India melalui laporan kerabat salah satu pelaut. Otoritas penyelamatan India langsung membangun komunikasi darurat dengan Pusat Pencarian dan Penyelamatan Maritim Oman atau OMSC untuk mengevakuasi para korban.

Seluruh pelaut India akhirnya berhasil diselamatkan menggunakan helikopter setelah mereka berkumpul di ujung depan kapal demi menghindari kobaran api. Saat ini para kru kapal tersebut sudah berada di Pulau Masirah di Oman dalam kondisi selamat secara fisik.

"Semua dari mereka berada dalam kondisi syok berat dan sebagian besar dari mereka telah kehilangan telepon genggam mereka. Mereka diperkirakan akan tiba di India dalam dua hari ke depan," tutur Yadav mengenai kondisi psikologis terkini dari para korban selamat. Direktur di Kementerian Pelabuhan dan Perkapalan India Opesh Kumar Sharma menolak memberikan komentar mengenai penyebab utama dari kebakaran hebat tersebut dalam sebuah konferensi pers.

"Vessel tersebut memiliki 24 pelaut India di atas kapal dan semuanya dilaporkan berada dalam kondisi aman," katanya. Sharma juga menambahkan keterangan bahwa kapal tanker tersebut berada dalam kondisi kosong tanpa muatan minyak. Posisi kapal saat kejadian juga dipastikan berada jauh dari wilayah Selat Hormuz. Berdasarkan data pelayaran internasional Equasis kapal Marivex merupakan salah satu armada yang sempat keluar dari Selat Hormuz pada tanggal 9 April yang lalu tepat saat gencatan senjata dideklarasikan.

Kapal tersebut kala itu membawa pasokan minyak dari Bandar Abbas di Iran menuju ke wilayah Mangalore, India. Sejak momen tersebut kapal Marivex terus beroperasi di dalam zona konflik laut. Situs pelacak maritim mencatat pelabuhan terakhir yang disinggahi oleh kapal ini adalah Karwar di Karnataka dan kapal tersebut sebenarnya sedang dijadwalkan menuju ke Duqm di Oman. Saat ini Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris telah menandai aksi penyerangan rudal oleh Amerika Serikat tersebut sebagai aktivitas yang sangat mencurigakan.

GooglePlease follow us on Google to support us
Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

cnbcindonesia /  🏆 7. in İD

Kapal Tanker Serangan Rudal Teluk Oman Marivex Pelaut India Centcom Sanksi AS Iran Evakuasi Blokade

 

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Sebelum Hadapi Timnas Indonesia, Mozambik Babak Belur Dibantai OmanSebelum Hadapi Timnas Indonesia, Mozambik Babak Belur Dibantai OmanTimnas Indonesia diunggulkan menang atas Mozambik dalam laga uji coba internasional di SUGBK.
Baca lebih lajut »

Siapkan Dompet! Mitsubishi Sedang Racik Pajero Versi Mini, Mobil Listrik dan Xpander Generasi BaruSiapkan Dompet! Mitsubishi Sedang Racik Pajero Versi Mini, Mobil Listrik dan Xpander Generasi BaruMitsubishi akan luncurkan 13 model baru hingga 2032, termasuk Xpander hybrid dan Pajero mini..
Baca lebih lajut »

Astronaut NASA ke Bulan Pakai Prada, Canggih dan MewahAstronaut NASA ke Bulan Pakai Prada, Canggih dan MewahAxiom Space dan Prada luncurkan Liquid Cooling and Ventilation Garment (LCVG) untuk astronaut.
Baca lebih lajut »

AS Hancurkan Kapal Tanker Menuju Iran di Teluk Oman, 24 Awak India DievakuasiAS Hancurkan Kapal Tanker Menuju Iran di Teluk Oman, 24 Awak India DievakuasiPasukan Amerika Serikat menembak dan melumpuhkan kapal tanker M/T Marivex yang menuju Iran karena melanggar blokade, menimbulkan kerusakan parah namun tidak melukai awak kapal yang kemudian dievakuasi oleh Oman. Insiden terjadi di perairan internasional Teluk Oman dan became bagian dari ketegangan berkelanjutan antara AS dan Iran terkait lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2026-07-11 04:47:11