AS Dilaporkan Tekan Inggris Dukung Perpanjang Sanksi Iran |Republika Online

Indonesia Berita Berita

AS Dilaporkan Tekan Inggris Dukung Perpanjang Sanksi Iran |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 32 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 16%
  • Publisher: 63%

Presiden AS Donald Trump ingin memperpanjang semua sanksi terhadap Iran

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Amerika Serikat tekan Inggris untuk mendukung perpanjangan sanksi terhadap Iran. Dilansir dari media Rusia, Sputnik, surat kabar Inggris the Times melaporkan Washington meminta kejelasan posisi Perdana Menteri Boris Johnson mengenai sanksi-sanksi pada Iran.

Trump ingin memperpanjang semua sanksi terhadap Iran. Dalam pernyataannya Departemen Luar Negeri AS mengatakan Pompeo berada di PBB pada Kamis dan Jumat . Pada 1984, Iran dinyatakan sebagai negara pendukung terorisme. Sanksi yang melarang Iran jual-beli senjata akan berakhir pada Oktober. Prosedur snapback yang ingin digunakan AS tertulis dalam Resolusi PBB 2231. Resolusi itu mendorong kesepakatan nuklir dan menetapkan bila salah satu penandatangan menemukan pihak lain tidak berkomitmen penuh, mka Dewan Keamanan PBB akan menggelar pemungutan suara untuk menentukan apakah melanjutkan sanksi ekonomi terhadap Iran.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Mendiang PM Lebanon Rafiq Hariri Diduga Dibunuh atas Perintah Pemimpin Tertinggi IranMendiang PM Lebanon Rafiq Hariri Diduga Dibunuh atas Perintah Pemimpin Tertinggi IranKetua Komite Urusan Luar Negeri Dewan Nasional Perlawanan Iran sebut Khamenei dan mendiang Qasem Soleimani perintahkan pembunuhan Rafiq Hariri.
Baca lebih lajut »

Iran Tunggu Persetujuan WHO Sebelum Beli Vaksin Corona RusiaIran Tunggu Persetujuan WHO Sebelum Beli Vaksin Corona RusiaIran memilih menunggu proses evaluasi dan persetujuan WHO, sebelum membeli vaksin Covid-19 Sputnik-V buatan Rusia.
Baca lebih lajut »

Iran Naik Pitam Dituding Beri Taliban Hadiah Bunuh Tentara ASIran Naik Pitam Dituding Beri Taliban Hadiah Bunuh Tentara ASIran menyebut laporan kantor berita CNN itu bagian dari propaganda Amerika Serikat (AS) untuk menutupi kesalahannya di Afghanistan....
Baca lebih lajut »

Donald Trump Akan Aktifkan Lagi Sanksi PBB ke IranDonald Trump Akan Aktifkan Lagi Sanksi PBB ke IranPresiden Donald Trump mengaku akan mengaktifkan kembali sanksi PBB kepada Iran setelah kalah di pemungutan suara di DK PBB.
Baca lebih lajut »

AS Bersiap Pulihkan Seluruh Sanksi Terhadap IranAS Bersiap Pulihkan Seluruh Sanksi Terhadap IranTrump menuturkan, dia telah mengarahkan Pompeo untuk memberi tahu DK PBB bahwa AS bermaksud untuk memulihkan hampir semua...
Baca lebih lajut »

Iran umumkan soal rudal balistik dan jelajah di tengah ketegangan ASIran umumkan soal rudal balistik dan jelajah di tengah ketegangan ASPengumuman rudal baru ini dilakukan seiring dengan AS yang berupaya memperpanjang sanksi Perserikatan Bangsa-bangsa mengenai embargo senjata Iran.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-03-28 10:10:02