Konflik di Afghanistan telah berlangsung sekitar 18 tahun.
REPUBLIKA.CO.ID, DOHA -- Amerika Serikat dan Taliban akan melanjutkan perundingan perdamaian di Doha, Qatar. Utusan Khusus AS untuk Rekonsiliasi Afghanistan Zalmay Khalilzad telah tiba di sana pada Jumat malam waktu setempat.
Dia mengatakan kehadiran pasukan AS di Afghanistan adalah karena kondisi. Dengan demikian, penarikan apa pun juga akan berdasarkan kondisi. Khalilzad mencatat Taliban telah mengisyaratkan mereka ingin menyimpulkan kesepakatan dengan AS. Washington pun siap membuat kesepakatan yang baik.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
AS dan Taliban akan Mulai Perundingan Putaran ke-8Perjanjian damai yang diusulkan antara Amerika dan Taliban akan mengakibatkan penarikan ribuan tentara Amerika dari Afghanistan sebagai imbalan kalau Taliban melepaskan kaitannya dengan al-Qaida, kata
Baca lebih lajut »
Trump Bahas Kemajuan Perundingan Damai AfghanistanPresiden Amerika Serikat Donald Trump menandai kemajuan yang signifikan dalam upaya perundingan damai dengan Taliban pada Jumat, (2/8)
Baca lebih lajut »
Apa Kabar Perundingan Perang Dagang AS dan China?Keduanya sepakat keputusan masih bersifat konstruktif, alias belum ada indikasi serius apakah perang dagang akan berakhir dalam waktu dekat.
Baca lebih lajut »
Kejam, Taliban Ledakkan Bus Berisi Puluhan Anak dan PerempuanTragedi kembali mendatangi Afghanistan. Kemarin pagi (31/7) sebuah bus yang sedang melaju di jalan raya Provinsi Farah meledak terkena bom pinggir jalan. PerangAfghanistan
Baca lebih lajut »
Pemkot Bandung Tetap Lanjutkan Bangun Rumah Deret TamansariPTUN Kota Bandung telah mengeluarkan keputusan menolak gugatan terhadap izin lingkungan pembangunan proyek rumah deret di Tmansari per tanggal 31 Juli 2019.
Baca lebih lajut »
Rumah Zakat Lanjutkan Kerja Sama dengan Dewan Masjid AHMRumah Zakat mengelola dana zakat karyawan PT Astra Honda Motor.
Baca lebih lajut »