Arto Biantoro Membangun Brand Kebanggaan Indonesia

Indonesia Berita Berita

Arto Biantoro Membangun Brand Kebanggaan Indonesia
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 mediaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 74 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 33%
  • Publisher: 92%

SIANG itu, seusai kesibukannya syuting di studio Metro TV Jakarta Barat, Media Indonesia menemui sosok pria berkacamata dengan perawakan tinggi besar bernama Arto Biantoro, 46.

Namanya belakangan ramai terekspos karena pekerjaannya yang bertahun-tahun berjuang membangun dan memajukan brand-brand lokal Indonesia. Santai dan asyik diajak mengobrol ialah kesan pertama yang Media Indonesia dapat dari sosok anak mendiang seniman Kris Biantoro tersebut.

Faktor-faktor tersebut membuat dirinya sadar bahwa di Indonesia memiliki banyak brand-brand lokal yang sebenarnya memiliki potensi. Hal itu membuatnya merasa terpanggil untuk berbuat sesuatu bagi negaranya dan membangun nasionalisme seperti yang diajarkan orangtuanya. Di awal berdiri perusahaannya, Arto mendapatkan dua proyek pertamanya yang mana kliennya tersebut bergerak di bidang makanan dan teknologi. Dalam proses branding yang dilakukan, bisa dibilang berjalan lancar, yakni identitas perusahaan klien sudah dibuat sekeren mungkin dan bentuk komunikasinya juga sudah dibuat semenarik mungkin. Sayangnya, setelah setahun berjalan, kedua kliennya tersebut gagal.

Dari sana dia jadi mengerti bahwa membangun brand itu sederhana, tetapi untuk action-nya butuh tim yang solid. Arto bercerita pada saat itu dirinya tidak punya cukup uang untuk bisa mempekerjakan orang-orang dengan disiplin ilmu yang berbeda. "Kita harapkan bagaimana teman-teman di daerah ini bisa bergerak mengembangkan brand-brand lokal dengan pendekatan yang berbeda-beda, tapi visinya sama," katanya.

Berbicara memngenai jasa yang ditawarkan perusahaannya, Arto menjelaskan bahwa setidaknya ada 48 hal yang bisa dilakukan dalam membangun brand, misalnya, meriset pasar, membuat identitas, membuat strategi, dan membuat standardisasi. Namun, dalam menerima sebuah proyek, pihaknya akan melakukan asesmen terlebih dahulu karena tidak semua brand harus dimulai dari nol.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

mediaindonesia /  🏆 2. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Setujukah Anda Jika Gedung Ibu Kota Baru Berbentuk Rumah Adat?Pemerintah diusulkan untuk membangun gedung Ibu Kota Negara baru berbentuk rumah adat untuk mencerminkan ciri khas Indonesia yang majemuk. ibukotabaru
Baca lebih lajut »

PMI bangun fasilitas MCK dan penampungan untuk korban gempa di WaaiPMI bangun fasilitas MCK dan penampungan untuk korban gempa di WaaiPalang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Maluku membangun fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) dan penampungan atau shelter untuk pengungsi di Desa Waai, Kecamatan ...
Baca lebih lajut »

PT PP dan PGN Bersinergi Bangun 500 Jaringan Gas Rumah TanggaPT PP dan PGN Bersinergi Bangun 500 Jaringan Gas Rumah TanggaMelalui program sinergi BUMN membangun negeri, PGN dan PT PP akan membangun Jargas rumah tangga dalam dua fase. PTPP
Baca lebih lajut »

Hetifah Berkomitmen untuk Menyuarakan Kepentingan KaltimHetifah Berkomitmen untuk Menyuarakan Kepentingan KaltimHetifah berharap terus mendapat dukungan dari masyarakat dalam upaya membangun Kaltim.
Baca lebih lajut »

Ibu Kota Baru Akan Jadi Pusat Pengembangan DigitalIbu Kota Baru Akan Jadi Pusat Pengembangan DigitalUntuk mewujudkannya, pemerintah akan membangun universitas berkelas dunia dengan fokus pada keilmuan yang sesuai.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-03 10:07:06