Akui Proyek Bandara Kertajati Gagal karena Pemerintah Baru Sadar Aksesnya Kurang, Kok Bisa?
Kementerian Koordinator bidang Perekonomian membeberkan alasan Proyek Strategis Nasional Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, disebut salah satu PSN yang belum sukses alias"gagal".
"Kalau sukses, contohnya MRT. Kalau yang belum sukses itu ada, contohnya Bandara Kertajati. Saya mengangkat itu karena berkaitan langsung dengan Cisumdawu. Kita harus sadari, belajar dari kasus itu, setelah dibangun baru sadar aksesnya kurang," kata Wahyu Utomo dalam acara Sewindu PSN di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Senin ."Sehingga sekarang kita meningkatkan manfaat Kertajati dengan percepatan Tol Cisumdawu. Insya Allah Mei akhir selesai," imbuhnya.
Wahyu menyebut, pembangunan Bandara Kertajati dilakukan terlalu cepat. Sementara di sisi lain, saat pembebasan tanah untuk jalan Tol Cisumdawu membutuhkan waktu yang lama."Ini karena kecepatan, terlalu cepat sehingga ada hal yang perlu dipelajari. Kecepatan pembangunan yang tidak sama karena pembebasan tanah jalan tol susah lama," jelasnya."Kita belajar di Bandara Kulonprogo. Kita siapkan semua, termasuk ekosistem.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Bandara Kertajati Sempat 'Mati Suri', Tol Cisumdawu Jadi Biang Kerok?Kemenko Perekonomian menjelaskan penyebab Bandara Kertajati, salah satu proyek strategis nasional, yang sempat mati suri.
Baca lebih lajut »
Akui Proyek Bandara Kertajati Belum Sukses, Pemerintah Ungkap Biang KeroknyaIa menjelaskan, akses penunjang bandara yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) ini masih kurang.
Baca lebih lajut »
Dikritik Demokrat, Ini Proyek-proyek Bombastis Jokowi Selama MenjabatSebagai presiden yang mengedepankan pembangunan infrastruktur, Jokowi telah mendorong pembangunan sejumlah infrastruktur.
Baca lebih lajut »
Pada 'Kabur', RI Sibuk Cari Pengganti Proyek-proyek RaksasaKementerian ESDM memastikan pada Juni, beberapa proyek migas raksasa sudah ada penggantinya
Baca lebih lajut »
Proyek Rp2,7 T Lanjut, Akhir Agustus 2023, Semua Ruas Jalan DiaspalMeski sempat menyampaikan surat pemutusan kontrak. Namun, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, tetap memberikan kesempatan kembali kepada PT Waskita Karya (Persero) bersama PT SMJ dan PT Fajar Utama (Kerja Sama Operasional/KSO). Untuk tetap mengerjakan proyek pembangunan jalan dan j
Baca lebih lajut »