Praktisi Hukum Kritik Sikap Majelis Hakim Saat Sidang PRT Ferdy Sambo: Ngamuk-Ngamuk, Sudah Ambil Keputusan di Awal?
-Praktisi Hukum, Palmer Situmorang, menyayangkan sikap majelis hakim saat sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Hutabarat atas terdakwa Richard Eliezer atau Bharada E.
"Saya melihatnya agak sedih juga. Kesedihan saya itu kok kenapa kelihatannya ketua majelis hakim seperti ngamuk-ngamuk," tutur Palmer saat menjadi salah satu narasumber dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam yang tayang di kanal YouTube tvOneNews pada Senin kemarin. "Tetapi kalau sampai ketua majelis atau jaksa ngamuk-ngamuk kesannya kok seperti sudah mengambil keputusan di awal. Untuk apa itu semua proses berjalan," lanjut Palmer.
Palmer juga menyinggung soal ancaman pidana yang akan menjerat Susi jika berbohong. Menurutnya, hakim hanya perlu memberikan peringatan, tidak perlu sampai mengatakan bahwa saksi tersebut berbohong.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Article headlineGELORA.CO - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengingatkan semua pihak agar berhati-hati da...
Baca lebih lajut »
Article headlineGELORA.CO - Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Luqman Hakim, mengomentari ide pasangan duet Ganjar Pranowo dan Yenny Zanuba Wahid. I...
Baca lebih lajut »
Article headlineGELORA.CO -Asisten rumah tangga Ferdy Sambo, Susi, diperiksa Hakim saat persidangan Bharada Ricard Eliezer di Pengadilan Negeri (PN) Jakart...
Baca lebih lajut »
Article headlineGELORA.CO -Hakim Ketua Wahyu Iman Santosa berulang kali menegur saksi bernama Susi dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Brigadi...
Baca lebih lajut »
Article headlineGELORA.CO -Majelis Hakim geram mendengar keterangan saksi Susi selaku asisten rumah tangga (ART) keluarga Ferdy Sambo yang tidak masuk akal...
Baca lebih lajut »
Article headlineGELORA.CO -Majelis Hakim di sidang pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J dengan terdakwa Bharada E, menanyakan kepada saksi ...
Baca lebih lajut »