Kalau Patuh Sama Megawati, Muslim Sarankan Jokowi Segera Pecat Luhut Pandjaitan
23 Juni 2022-Ancaman Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri kepada kader untuk tidak bermain banyak kaki dianggap merupakan pesan yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo untuk segera memecat Luhut Binsar Pandjaitan dari Kabinet Indonesia Maju.
Awalnya, Muslim menyoroti soal viralnya sebuah video yang direkam oleh Ketua DPP PDIP yang juga merupakan Ketua DPR RI, Puan Maharani memperlihatkan Megawati sedang berbincang serius dengan Presiden Jokowi. Selain itu, Muslim juga menyoroti soal ancaman Megawati dalam pidato itu. Di mana, berisi pesan yang seolah-olah ditujukan kepada Presiden Jokowi yang banyak dianggap orang bermain dua kaki, baik dengan Megawati maupun Luhut yang menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Article headlineGELORA.CO -Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) menyebut persatuan rakyat akan menumbangkan rezim oligarki di pemi...
Baca lebih lajut »
Article headlineGELORA.CO -PDI Perjuangan disebut-sebut akan mengusung calon presiden pada Pemilu 2024. Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristi...
Baca lebih lajut »
Article headlineGELORA.CO -Pria Korea Selatan yang nikahi gadis warga Dukuh Sukoharjo, Desa Kalimanggis, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Pu...
Baca lebih lajut »
Article headlineOLEH: SYAFRIL SJOFYAN MAKSUD hati mau memperbaiki KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana) karya penjajahan Belanda. Ternyata oh ternyata, le...
Baca lebih lajut »
Article headlineGELORA.CO -Presiden Joko Widodo mendapat 'kado' Istimewa dari para mahasiswa di hari ulang tahunnya yang ke-61 pada Selasa (21/6)...
Baca lebih lajut »
Article headlineGELORA.CO - Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Andalas (BEM KM Unand) mendapatkan panggilan dari Kepolisian Daerah Su...
Baca lebih lajut »