Penerbangan kembali ini dilakukan dalam rangka normalisasi hubungan Armenia-Turki.
REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Penerbangan oleh maskapai dua negara telah diluncurkan kembali antara Istanbul dan Yerevan pada Rabu waktu setempat. Hal ini dilakukan di tengah pembicaraan antara Turki dan Armenia untuk menormalkan hubungan.
Baca Juga Sementara itu penerbangan maskapai FlyOne lepas landas dari Bandara Internasional Zvartnots Yerevan pada pukul 18.00 Rabu waktu setempat dan akan mendarat di Bandara Sabiha Gokcen Istanbul sekitar pukul 19.30. Seperti diketahui, tidak ada penerbangan langsung antara Turki dan Armenia selama sekitar dua tahun setelah maskapai Turki Atlasjet bangkrut pada Februari 2020.
Dia biasanya melakukan perjalanan dari Istanbul ke Yerevan melalui Georgia."Saya telah bertemu teman-teman saya di sana dan melakukan beberapa bisnis. Menurut saya proses normalisasi ini baik untuk kita semua." katanya. Meskipun Turki adalah salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan Armenia pada 1991, perbatasan antara kedua negara tetap ditutup sejak 1993 setelah pendudukan Armenia atas Nagorno-Karabakh. Dalam upaya untuk menormalkan hubungan, Turki dan Armenia menandatangani"protokol Zurich" pada 2009 tetapi gagal meratifikasi perjanjian di parlemen nasional masing-masing.