Lokasi latihan pengeboman pesawat TNI Angkatan Udara di Siabu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau direncanakan menjadi lokasi wisata militer.
Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto usai naik helikopter bersama Danlanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Senin . Lokasi latihan pengeboman pesawat TNI Angkatan Udara di Siabu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau direncanakan menjadi lokasi wisata militer yang terbuka bagi masyarakat umum, tentu saja setelah dipastikan keamanannya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sambangi Pasien Covid-19 di Isoter Riau, Ketua Satgas: Jaga Pikiran, Semangat TerusKetua Satgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito melakukan kunjungan ke fasilitas isolasi terpusat pasien Covid-19 di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM),...
Baca lebih lajut »
Belum Berhasil Sumbang Medali di Olimpiade Tokyo, Riau Ega Agatha Evaluasi PerformaAtlet panahan Indonesia Riau Ega Agatha mengevaluasi performanya usai gagal mempersembahkan medali untuk Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020 OlimpiadeTokyo
Baca lebih lajut »
Mulai Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga, Dinkes Riau: Nakes yang Tangani Langsung Pasien Corona DidahulukanPemprov Riau menerima 2.340 vial vaksin Covid-19 merek Moderna.
Baca lebih lajut »
Pertamina rencanakan pengeboran 661 sumur di Blok Rokan RiauPT Pertamina (Persero) merencanakan pengeboran 661 sumur minyak di Blok Rokan, Provinsi Riau, sebagai wujud dukungan terhadap program pemerintah untuk ...
Baca lebih lajut »
Chevron Pamit dari Blok Rokan RiauKini, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) resmi mengambil alih pengelolaan tambang minyak bumi tertua di bumi Lancang Kuning tersebut selama 20 tahun ke depan.
Baca lebih lajut »
Mengintip Skybridge Penghubung Halte CSW-Stasiun MRT ASEAN, Dilengkapi Lift hingga Area KomersialProyek yang menelan biaya Rp 30 miliar ini disebut akan segera tuntas dan bisa digunakan untuk sarana transit dari halte transjakarta menuju Stasiun MRT ASEAN. | Megapolitan
Baca lebih lajut »