Apjatel mengakui pemasangan kabel udara yang dilakukan selama ini tidak sesuai dengan Perda No 8 Tahun 1999.
KETUA Asosiasi Pengusaha Jaringan Telekomunikasi M. Arif mengatakan hingga saat ini anggota Apjatel, PLN, dan beberapa instansi pemerintah masih memasang kabel udara. Masih adanya pemasangan kabel udara di Jakarta menurut Apjatel dikarenakan Pemprov DKI tidak memberikan kemudahan kepada penyedia jasa infrastruktur telekomunikasi dan listrik untuk mendapatkan izin.
Arif menuturkan melihat keberadaan kabel udara ini sebenarnya juga didorong oleh kebutuhan masyarakat. Dapat dikatakan dalam dunia telekomunikasi alih teknologi sangat cepat dan kebutuhan dari masayarakat juga harus dilayani. "Kalau kita berkaca lagi dan mungkin kita menghitung ulang, layanan fixed line atau broadband berkecapatan tinggi yang diterima oleh masyarakat pada saat ini berada pada level harga yang sangat terjangkau dan cenderung tiap tahunnya lebih murah. Coba dibayangkan jika operator harus di bawah semua dengan biaya penggelaran yang bisa tiga kali lipat, masyarakat juga akan menerima harga yang di atas sekarang," tukasnya.
Dalam hal tersebut Apjatel ingin ada kemudahan dalam penggelaran jaringan serta kepastian regulasinya dari pemerintah.Jika ditelusuri di lapangan saat ini, Apjatel sendiri sudah mengkordinasikan 12 kontraktor pelaksana untuk 54 ruas jalan dan ini akan terus bertambah. Apjatel pun selalu menginformasikan semua pelaksana kepada Pemda dan dinas terkait.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Lorenzo Akui Masih Kesulitan Bersaing di Posisi Depan : Okezone SportsLorenzo Akui Masih Kesulitan Bersaing di Posisi Depan TauCepatTanpaBatas Olahraga Sport MotoGP Grandprix.
Baca lebih lajut »
Akui Keliru, Polisi Serahkan Kembali Ambulans ke PMIKe depan, polisi akan meningkatkan koordinasi bersama PMI dan Dinkes DKI
Baca lebih lajut »
Polisi akui salah viralkan video ambulans DKI angkut batu dan perusuhPolda Metro Jaya mengakui ada kesalahan terkait dengan viral ambulans milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PMI yang semula dicurigai mengangkut batu dan ...
Baca lebih lajut »
Polisi Akui Keliru Tuduh Ambulans DKI Angkut BatuBatu tersebut merupakan milik pendemo yang mencari perlindungan ke mobil ambulans
Baca lebih lajut »
Polisi Kini Akui Ada Kesalahpahaman soal Ambulans DKI: Tak Bawa BatuPolda Metro Jaya akhirnya buka suara soal mobil ambulans Pemprov DKI Jakarta yang disebut-sebut membawa batu dan bensin 'logistik' demo. Polisi mengakui ada kesalahpahaman dalam informasi tersebut: AmbulansBawaBatu DemoDPR
Baca lebih lajut »
Korea Open 2019, Fitriani akui belum tampil maksimalWakil tunggal putri Indonesia Fitriani mengaku belum bermain secara maksimal di laga babak dua turnamen Korea Open 2019 yang berlangsung pada Kamis (26/9) di ...
Baca lebih lajut »