Dalam RAPBN 2022, pendapatan negara ditargetkan Rp 1.840,7 triliun yang berasal dari penerimaan pajak Rp 1.506,9 triliun dan PNBP sebesar Rp 333,2 triliun.
Hariyadi juga menyoroti anggaran pendidikan sebesar Rp 541,7 triliun untuk peningkatan produktivitas dan kualitas sumber daya manusia dalam RAPBN 2022. Anggaran besar tersebut, menurutnya harus benar-benar dikelola dengan baik agar sesuai dengan sasaran yang sudah ditetapkan. Begitu juga dengan anggaran perlindungan sosial yang dialokasikan sebesar Rp 427,5 triliun.
“Penggunaan anggaran yang besar ini harus efektif, tidak hanya menurunkan angka kemiskinan, tetapi juga membuat mereka menjadi lebih produktif,” ujarnya.Hariyadi juga memberi catatan terkait motor penggerak ekonomi Indonesia yakni konsumsi rumah tangga, investasi dan juga ekspor. Khusus untuk ekspor, menurutnya saat ini adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan kinerja. Apalagi ekspor beberapa negara tetangga saat ini sedang mengalami penurunan akibat pandemi dan juga kondisi politik.
“Ekspor ini potensinya sangat bagus karena ada pelemahan dari Malaysia karena masalah politik dan pandemi covid-19 yang lebih buruk di sana. Lalu Vietnam juga mulai menurun karena jenuh. Ini sebenarnya adalah peluang yang harus didorong. Caranya dengan memberikan berbagai insentif dan kemudahan untuk yang melakukan kegiatan ekspor, dan juga mendorong lebih banyak lagi yang melakukan kegiatan ekspor,” kata Hariyadi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pemerintah Alokasikan Rp 541,7 Triliun untuk Anggaran Pendidikan di RAPBN 2022Pemerintah menyiapkan anggaran pendidikan sebesar Rp 541,7 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN 2022).
Baca lebih lajut »
Jokowi Siapkan Dana Perlindungan Sosial RAPBN 2022 Rp427,5 TPresiden Jokowi menganggarkan dana perlindungan sosial dalam RAPBN 2022 senilai Rp427,5 triliun.
Baca lebih lajut »
Poin-poin Penting Pidato Jokowi soal RAPBN 2022Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan keterangan pemerintah atas RUU APBN 2022. Ini poin-poinnya.
Baca lebih lajut »
Jokowi Tekan Kemiskinan Maksimal 9 Persen di RAPBN 2022Presiden Jokowi memproyeksi tingkat kemiskinan turun dan berada dalam rentang 8,5 persen sampai 9 persen dari total populasi masyarakat Indonesia pada 2022.
Baca lebih lajut »
Presiden: Belanja Negara di RAPBN 2022 Capai Rp2.708,7 TriliunAnggaran sebesar itu, sambung Jokowi, akan digunakan untuk mendukung enam prioritas utama.
Baca lebih lajut »
Pemerintah targetkan pendapatan negara Rp 1840 Triliun pada 2022Pemerintah menargetkan pendapatan negara pada tahun 2022 sebesar Rp1.840,7 triliun untuk membiayai sejumlah sasaran pembangunan yang telah ...
Baca lebih lajut »