Apakah Konsumsi Rumah Tangga Indonesia Telah Pulih? TempoData
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan memberi sambutan saat Sosialisasi Indonesia Retail Summit 2022 di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis 14 Juli 2022. Mendag menegaskan salah satu faktor pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah konsumsi rumah tangga yang kontribusinya mencapai 53,65 persen terhadap Produk Domestik Bruto dan tumbuh 4,34 persen pada kuartal I 2022.
persen, dengan nilai produk domestik bruto atas dasar harga konstan sebesar Rp 3.075,75 triliun dan PDB atas dasar harga berlaku sebesar Rp 5.226,7 triliun. Konsumsi rumah tangga menyumbang lebih dari separuh PDB ADHB jika dihitung berdasarkan aspek pengeluaran.Merupakan hal umum bahwa konsumsi rumah tangga selama ini menjadi penggerak utama perekonomian Indonesia. Ketika konsumsi melesu, maka hampir dapat dipastikan perekonomian Indonesia juga melambat atau bahkan menurun.
Namun sejak akhir 2021, terlihat bahwa konsumsi rumah tangga membaik dan terus meningkat hingga saat ini. Ini menandakan bahwa masyarakat mulai berani mengeluarkan uang untuk memenuhi kebutuhan mereka, dari primer hingga tersier. Sebagian besar nilai konsumsi rumah tangga disumbangkan oleh kategori makanan dan minuman selain restoran, alias kebutuhan primer. Nilai kategori ini pada saat pandemi lalu tidak terlalu terpengaruh, ditunjukkan dengan nilainya yang terus meningkat secara nominal atau menggunakan dasar harga berlaku di tiap tahun.
Pelesuan konsumsi rumah tangga saat pandemi terjadi pada kategori pakaian, alas kaki, dan jasa perawatannya; transportasi dan komunikasi; restoran dan hotel; dan lainnya. Selain karena krisis ekonomi, pembatasan mobilitas membuat pengeluaran di kategori-kategori tersebut menurun. Namun, kategori-kategori tadi sejauh ini telah mengalami kebangkitan sejak pandemi perlahan mereda pada akhir 2021.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jadi Penyumbang Jumbo PDB, Jokowi Sebut Pasar Properti RI Tahan BantingPresiden Jokowi menyebut kontribusi pasar real estate dan properti terhadap PDB Indonesia sepanjang tahun 2018 hingga 2022 mencapai Rp2.300-Rp2.800 triliun.
Baca lebih lajut »
Industri Real Estat Berkontribusi hingga Rp 2.800 Triliun Per Tahun ke PDBKontribusi sektor real estat pada 2018-2022 mencapai Rp 2.300-Rp 2.800 triliun per tahun, sehingga memberikan kontribusi sebesar 16% pada PDB Indonesia.
Baca lebih lajut »
Jambore dunia di Korsel jadi 'aib nasional', kontingen pramuka Indonesia dievakuasi - BBC News IndonesiaJambore Pramuka Dunia ke-25 di Korea Selatan berantakan akibat gelompang panas, angin topan, wabah Covid, dan tuduhan salah tata kelola. Kontingen pramuka Indonesia bahkan telah dievakuasi dari lokasi jambore.
Baca lebih lajut »
Neta Bakal Rakit Mobil di Indonesia, Rangkul PT Handal Indonesia MotorPabrikan otomotif China, Neta akan merakit kendaraan mereka di Indonesia.
Baca lebih lajut »
Dipanggil Timnas Indonesia U-23, Ramandhan Sananta Akan Terus Improvisasi | Goal.com IndonesiaRamadhan Sananta tak mau mengecewakan Shin Tae-yong yang telah kembali memanggilnya. IndonesiaU23 TimnasIndonesia
Baca lebih lajut »